Nubuatan Wahyu

 www.cmc-jakarta.org 

1. Kasus Ditutup


Dewan juri sudah hadir, keputusan hakim dibacakan... kasus ditutup! Ini adalah saat-saat yang khidmat. Harinya hampir tiba di saat semua orang yang pernah hidup di bumi akan mendapati catatan kehidupan mereka dibuka di hadapan Tuhan Yang Maha Tahu (2 Korintus 5:10; Pengkhotbah 12:14). Tapi jangan takut! Jutaan orang telah mendapati bahwa pekabaran mengenai Penghakiman Tuhan dalam pelajaran kita kali ini ternyata adalah kabar baik (Injil)! Dalam 4 kali di mana kitab Wahyu membicarakan Penghakiman Tuhan, disebutkan bahwa Penghakiman itu menyebabkan puji-pujian dan ucapan syukur! Tapi tahukah Anda bahwa Alkitab menyebut tentang Penghakiman Tuhan lebih dari 1000 kali? Hampir semua penulis Alkitab menyebutkannya, jadi Penghakiman Tuhan itu sangat penting. Dalam beberapa menit berikut, Anda akan mendapati pengertian yang jelas dalam topik yang seringkali diabaikan ini. [Catatan: ada tiga tahap penghakiman... perhatikan tahap-tahap itu seraya Anda mempelajari pelajaran ini!]
Tahap Pertama dari Penghakiman Tuhan
1. Malaikat Gabriel memberi Daniel nubuatan tentang Penghakiman yang dimulai tahun 1844. Tahap pertama disebut Penghakiman Pra-Kedatangan karena terjadi sebelum kedatangan Tuhan yang kedua. Orang-orang seperti apa yang akan dibahas dalam tahap pertama Penghakiman itu? Kapan berakhirnya?
"...dan pada rumah Allah sendiri yang harus pertama-tama dihakimi." (1 Petrus 4:17).
"Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya! Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya." (Wahyu 22:11, 12). (Lihat juga 1 Timotius 3:15.)

Jawab: Tahap pertama berakhir beberapa waktu sebelum kedatangan Tuhan yang kedua kali. Orang-orang yang mengaku umat Tuhan-lah (yang hidup maupun yang mati) yang akan diperiksa kasusnya [hanya diwakili oleh kitab-kitab catatan perbuatan mereka, roh orang matinya tidak hadir – karena orang mati tidak punya roh] dalam Penghakiman Pra-Kedatangan. (Tahun 1844 sebagai awal Penghakiman Tuhan kita dapatkan dari pelajaran 18.)

Keterangan Gambar :
Hanya orang-orang benar yang akan diperiksa kasusnya pada tahap pertama penghakiman.
2. Siapa yang memimpin Penghakiman itu? Siapa pengacara pembelanya? Siapa hakimnya? Siapa jaksa penuntutnya? Siapa saksi-saksinya?
"... duduklah Yang Lanjut Usianya ... kursi-Nya dari nyala api... Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab." (Daniel 7:9, 10).
"kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil." (1 Yohanes 2:1).
"Bapa ... telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak," (Yohanes 5:22).
"Iblis atau Satan, ... telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam." (Wahyu 12:9, 10).
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar." (Wahyu 3:14). (Lihat juga Kolose 1:12-15.)

Jawab: Bapa, Yang Lanjut Usianya, memimpin persidangan itu. Dia amat mengasihi Anda (Yohanes 16:27). Setan adalah satu-satunya pendakwa (penuntut). Di hadapan takhta (kursi) Bapa yang merupakan ruang sidang, Yesus, yang mengasihi Anda – sahabat Anda – akan menjadi pembela, hakim, dan saksi. Dan Dia berjanji bahwa hasil keputusannya akan berpihak “kepada orang-orang kudus (umat Tuhan).” Daniel 7:22.

Keterangan Gambar :
Yesus akan ada di pihak umat-Nya dalam penghakiman itu dan berjanji bahwa hasil keputusannya adalah:
“tidak bersalah”.
3. Apa sumber bukti yang digunakan dalam penghakiman Pra-Kedatangan? Apa standar penghakiman itu bagi semua manusia? Karena Tuhan sudah tahu segalanya tentang semua orang, untuk apa diadakan penghakiman?
"... Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab." (Daniel 7:10).
"Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu." (Wahyu 20:12).
"Berkatalah dan berlakulah seperti orang-orang yang akan dihakimi oleh hukum yang memerdekakan orang." (Yakobus 2:12).
"sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia." (1 Korintus 4:9).
Jawab: Bukti bagi penghakiman itu adalah kitab-kitab di mana semua detail dalam hidup seseorang dicatat. Bagi umat Tuhan, catatan tentang doa, pertobatan, pengampunan dosanya akan tercantum di sana supaya bisa dilihat semua orang. Catatan itu akan membuktikan bahwa kuasa Tuhan menyanggupkan umat-Nya untuk berubah. Tuhan bangga akan umat-Nya dan dengan senang hati akan membagi bukti berupa riwayat hidup mereka. Penghakiman itu akan menegaskan bahwa “tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus... yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.” (Roma 8:1, 4).

Keterangan Gambar :
Bukti-bukti yang ditunjukkan dalam penghakiman itu berasal dari kitab-kitab catatan perbuatan.
Kesepuluh Hukum Tuhan adalah standar dalam penghakiman itu (Yakobus 2:10-12). Melanggar Hukum-Nya adalah dosa (1 Yohanes 3:4). Murninya Sepuluh Hukum akan digenapi [ditambahkan sampai menjadi sempurna] melalui kematian Juruselamat di dalam diri umat-Nya (Roma 8:3, 4). Menyatakan hal ini mustahil berarti meragukan kata-kata Tuhan dan kuasa-Nya.
Tujuan Penghakiman itu bukanlah untuk memberitahu Tuhan. Dia sudah tahu semuanya (2 Timotius 2:19). Walau begitu, umat tebusan akan masuk ke Kerajaan-Nya dari sebuah planet yang telah tercemar oleh dosa. Baik malaikat-malaikat suci maupun makhluk-makhluk lain yang tak berdosa pasti akan merasa risih membiarkan manusia dari bumi memasuki kerajaan Tuhan, sebab mereka mungkin saja akan mencetuskan dosa sekali lagi. Jadi, Penghakiman Tuhan akan menunjukkan pada mereka semua detail dan jawaban atas semua pertanyaan. Tujuan Setan selama ini adalah untuk mendiskreditkan Tuhan sebagai Sosok yang tidak adil, kejam, tidak mau mengasihi, dan tidak terbuka. Maka, lebih penting lagi bagi semua makhluk di alam semesta untuk melihat secara langsung betapa sabarnya Tuhan menghadapi orang berdosa. Pernyataan sifat-sifat Tuhan adalah tujuan utama Penghakiman itu (Wahyu 11:16-19; 15:2-4; 16:5, 7; 19:1, 2; Daniel 4:36, 37). Perhatikan bahwa pujian dan penghormatan diberikan pada Tuhan atas cara Dia menjalankan Penghakiman itu.

Keterangan Gambar :
Semua sisi kehidupan seseorang akan diperiksa pada Penghakiman Tuhan.
4. Bagian apa dari kehidupan seseorang yang akan dipertimbangkan dalam Penghakiman Pra-Kedatangan? Apa yang akan dikukuhkan? Bagaimana ganjarannya akan diputuskan?
"... setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat." (Pengkhotbah 12:14).
"Biarkanlah keduanya [lalang dan gandum] tumbuh bersama sampai waktu menuai... Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya." (Matius 13:30, 41).
"Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya." (Wahyu 22:12).

Jawab: Semua detail dalam kehidupan seseorang akan diperiksa, termasuk pikiran-pikiran dan tindakan-tindakan tersembunyi. Karena alasan ini, tahap pertama Penghakiman Tuhan juga disebut Penghakiman Pemeriksaan. Penghakiman itu akan mengukuhkan siapa yang akan diselamatkan. Juga akan mengukuhkan orang-orang yang tidak diselamatkan. Walaupun kita diselamatkan melalui kasih karunia, ganjaran akan diberikan berdasarkan perbuatan atau tingkah laku – yang membuktikan keaslian iman seseorang (Yakobus 2:26).
Tahap Kedua dari Penghakiman Tuhan
5. Siapa yang ambil bagian dalam Penghakiman selama masa 1000 tahun di Wahyu 20? Apa tujuan tahap kedua Penghakiman ini?
"Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia?... Tidak tahukah kamu, bahwa kita akan menghakimi malaikat-malaikat?" (1 Korintus 6:2, 3).
"Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. ... untuk masa seribu tahun." (Wahyu 20:4).
Jawab: Orang-orang kudus, atau umat Tuhan dari segala zaman yang diangkat dengan awan-awan pada saat kedatangan-Nya yang kedua, akan berpartisipasi dalam tahap kedua penghakiman ini.
Misalnya ada sebuah keluarga yang menemukan bahwa anak laki-laki mereka yang sangat disayangi yang mati dibunuh ternyata tidak menerima hidup kekal. Tapi ternyata si pembunuh malah diberi hidup kekal. Pastilah mereka butuh jawaban.

Keterangan Gambar :
Umat Tuhan dari segala zaman akan berpartisipasi dalam tahap kedua penghakiman Tuhan itu (selama 1000 tahun).
Tahap kedua penghakiman ini akan menjawab semua pertanyaan umat Tuhan. Riwayat hidup semua yang binasa (termasuk Setan dan malaikat-malaikat jahat) akan diperiksa dengan teliti oleh umat Tuhan, yang akan setuju dengan keputusan-Nya mengenai hasil akhir yang akan diterima masing-masing orang yang binasa. Akan jelas bagi semua makhluk bahwa penghakiman itu bukanlah sesuatu yang tidak berdasar. Sebaliknya, penghakiman itu akan menguatkan keputusan-keputusan yang telah diambil setiap orang untuk melayani Tuhan atau Setan (Wahyu 22:11, 12). (Untuk mengetahui tentang masa 1000 tahun, baca Pelajaran 12.)
Tahap Ketiga dari Penghakiman Tuhan
6. Kapan dan di mana dilaksanakan tahap ketiga Penghakiman Tuhan? Siapa yang baru hadir pada tahap ini?
"Pada waktu itu kaki-Nya akan berjejak di bukit Zaitun yang terletak di depan Yerusalem di sebelah timur... Lalu TUHAN akan datang, dan semua orang kudus bersama-sama Dia." (Zakharia 14:4, 5, 10).
"Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun." (Wahyu 21:2).
"Dan setelah masa seribu tahun itu berakhir, Iblis akan ... pergi menyesatkan bangsa-bangsa ... dan mengumpulkan mereka untuk berperang." (Wahyu 20:7, 8).

Keterangan Gambar :
Orang-orang berdosa akan mencoba menyerang kota itu.
Jawab: Tahap ketiga penghakiman itu akan diselenggarakan di atas permukaan bumi pada akhir masa 1000 tahun (Wahyu 20) – sesudah kembalinya Tuhan ke bumi di dalam Kota yang kudus itu. Semua orang berdosa yang pernah hidup, termasuk Iblis dan malaikat-malaikatnya, akan hadir. Pada akhir 1000 tahun, orang berdosa dari segala zaman akan dibangkitkan (Wahyu 20:5). Setan akan segera melancarkan kampanye propaganda hebat untuk menipu mereka. Anehnya, dia berhasil meyakinkan bangsa-bangsa seluruh bumi bahwa mereka bisa mengalahkan kota yang kudus itu.
7. Lalu apa yang terjadi?
"Maka naiklah mereka ke seluruh dataran bumi, lalu mengepung perkemahan ... orang-orang kudus dan kota yang dikasihi itu." (Wahyu 20:9).

Jawab: Orang-orang jahat mengepung kota itu dan bersiap-siap menyerang.
8. Apa yang menghentikan rencana penyerangan mereka, dan apa hasilnya?
"Dan aku melihat orang-orang mati [yang sudah dibangkitkan], besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati [yang sudah bangkit] dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu." (Wahyu 20:12). "Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan." (2 Korintus 5:10). "Demi Aku hidup, demikianlah firman Tuhan, semua orang akan bertekuk lutut di hadapan-Ku... Demikianlah setiap orang di antara kita akan memberi pertanggungan jawab tentang dirinya sendiri." (Roma 14:11, 12).

Keterangan Gambar :
Tahap ketiga Penghakiman Tuhan akan menghentikan rencana untuk menyerang kota yang kudus tersebut.
Jawab: Mendadak, Tuhan muncul dengan kemuliaan di atas kota itu (Wahyu 19:11-21). Saatnya telah tiba. Semua orang yang namanya tercantum dalam Kitab Kebinasaan sejak zaman Adam, termasuk Setan dan malaikat-malaikatnya, sekarang menghadap Tuhan dalam sebuah penghakiman. Semua mata memandang Raja segala raja (Wahyu 20:12).
Masing-masing akan melihat riwayat hidupnya
Lalu masing-masing orang berdosa akan teringat riwayat hidupnya sendiri. Panggilan Tuhan yang terus-menerus, hangat, penuh permohonan untuk bertobat, suara bisikan hati itu; keyakinan teguh yang sering muncul; penolakan berulang-ulang untuk menjawab. Semuanya ada dalam penghakiman itu. Keakuratannya tak tertandingi. Fakta-faktanya tak terbantah. Tuhan ingin orang-orang itu betul-betul memahami. Dia akan menyediakan detail-detail riwayat hidup mana pun yang dibutuhkan untuk membuktikan bahwa keputusan-Nya benar. Kitab-kitab catatan perbuatan itu tersedia.
Tak ada yang dirahasiakan
Tuhan tidak pernah merahasiakan sesuatu. Dia tidak pernah menghancurkan bukti, tidak pernah menghapus rekaman riwayat hidup manusia. Tak ada yang disembunyikan. Segalanya terbuka, dan semua orang yang pernah hidup dan semua malaikat akan melihat drama terbesar dari segala drama ini.
Mereka yang terdaftar dalam Kitab Kebinasaan jatuh berlutut
Tiba-tiba ada yang bergerak. Satu orang berdosa jatuh berlutut untuk mengakui dosa-dosanya dan dengan terbuka mengaku bahwa Tuhan itu Maha Adil dalam menangani kasusnya. Harga dirinya sendirilah yang mencegahnya menjawab panggilan Tuhan itu semasa dia hidup. Dan di segala penjuru, semua manusia dan malaikat berdosa, termasuk Iblis, ikut berlutut di hadapan Tuhan (Roma 14:11). Mereka secara terbuka memulihkan nama baik Tuhan dari semua tuduhan palsu dan memberi kesaksian bagi perlakuan-Nya yang penuh kasih, adil, dan anugerah, kepada mereka.
Semua mengaku bahwa Hukuman Mati itu sangat adil
Semua mengaku bahwa hukuman mati yang diproklamirkan bagi mereka adalah adil – satu-satunya cara yang aman untuk menangani dosa. Kepada masing-masing orang yang akan binasa itu bisa dikatakan, “kamu mendatangkan celaka besar kepada dirimu sendiri.” (Yeremia 44:7). Tuhan sekarang berdiri dengan terbukti tak bersalah, di hadapan seluruh alam semesta. Tuduhan-tuduhan dan pernyataan-pernyataan Setan telah diekspos dan secara tak terbantah malah menjadi aib bagi si pendosa itu, tampak jelas bahwa tuduhan-tuduhan itu adalah kebohongannya.
9. Apa tahap-tahap terakhir yang akan menghabisi dosa dari alam semesta dan menyediakan rumah dan masa depan yang aman bagi umat Tuhan?
"mereka mengepung perkemahan... orang-orang kudus... Tetapi dari langit turunlah api menghanguskan mereka, dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api." (Wahyu 20:9, 10). "Kamu akan menginjak-injak orang-orang fasik, sebab mereka akan menjadi abu di bawah telapak kakimu." (Maleakhi 4:3). "Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru..." (Yesaya 65:17). "kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran." (2 Petrus 3:13).

Jawab: Api dari langit akan turun membakar orang berdosa. Api itu akan betul-betul menghabisi dosa dan orang berdosa dari alam semesta untuk selamanya. (Lihat Pelajaran 11 untuk detail lengkap mengenai lautan api.)

Keterangan Gambar :
Api dari langit akan memusnahkan dosa dan orang berdosa agar tidak muncul lagi untuk selamanya.
Ini akan menjadi saat yang penuh kesedihan dan trauma bagi umat Tuhan. Hampir semua umat Tuhan punya hubungan dekat dengan orang yang ada di dalam api itu. Malaikat-malaikat pelindung akan menangisi orang-orang yang binasa itu yang telah mereka lindungi dan kasihi selama bertahun-tahun. Tuhan sendiri akan menangisi orang-orang yang dikasihi-Nya selama ini. Pada saat itu kesedihan Tuhan, Bapa kita, karena melihat akibat dosa yang mengerikan itu, tak dapat digambarkan dengan kata-kata.

Langit yang baru dan bumi yang baru
Lalu Tuhan akan menghapus segala air mata dari mata umat-Nya (Wahyu 21:4) dan menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru – sangat indah – bagi umat-Nya. Dan yang terbaik dari segalanya, Dia sendiri akan tinggal bersama-sama umat-Nya selama-lamanya. Tak ada orang rasional yang mau menyia-nyiakan kesempatan itu.
10. Bagaimana upacara-upacara “Hari Raya Pendamaian” di zaman Perjanjian Lama melambangkan Penghakiman dan rencana Tuhan untuk memusnahkan dosa dari alam semesta dan memulihkan keharmonisan yang sempurna?

Keterangan Gambar :
Hewan kurban melambangkan Kurban yang Sejati di Golgota.
Jawab: Di Pelajaran 2, kita belajar bahwa Setan menuduh dan menantang Tuhan dan menimbulkan dosa di alam semesta. Hari Raya Pendamaian di zaman Israel kuno mengajarkan, melalui lambang-lambang, bagaimana Tuhan akan menangani masalah dosa dan memulihkan keharmonisan kepada alam semesta melalui pendamaian (atonement). (At-one-ment artinya membawa semua hal ke dalam keharmonisan total dengan Tuhan.)

Keterangan Gambar :
Upacara yang dilakukan imam besar di hadapan Tutup Pendamaian di Bait Suci duniawi melambangkan pengantaraan (Pendamaian) yang dilakukan satu-satunya Imam Besar yang Sejati bagi kita di hadapan Takhta Bapa.
Di Bait Suci duniawi, langkah-langkah itu adalah:.
A. Kambing yang terundi bagi Tuhan dibunuh untuk menutupi dosa-dosa bangsa itu.
B. Imam besar memercikkan darah ke depan Tutup Pendamaian.
C. Penghakiman diselenggarakan dalam urutan ini:
1. orang benar dinyatakan dengan jelas.
2. orang yang tak mau bertobat disingkirkan.
3. catatan dosa dibuang dari Bait Suci.
D. Catatan dosa ditempatkan di atas kambing Azazel.
E. Azazel digiring / diusir ke padang gurun.
F. Bangsa Israel bersih dari dosa-dosa mereka.
G. Semua orang Israel memulai tahun yang baru dengan catatan yang bersih.
Kelima langkah itu melambangkan lima peristiwa yang dilaksanakan dari Bait Suci yang sejati – Ibukota Tuhan bagi seluruh alam semesta. Poin pertama di atas adalah lambang dari poin pertama di bawah ini, poin kedua di atas adalah lambang dari poin kedua di bawah, begitu seterusnya. Perhatikan betapa jelas Tuhan telah menyimbolkan peristiwa-peristiwa pendamaian ini:

A. Kematian Yesus sebagai kurban pengganti bagi semua manusia (1 Korintus 15:3; 5:7).
B. Yesus sebagai Imam Besar kita memulihkan manusia pada fithrah Tuhan (Ibrani 4:14-16; Roma 8:29).
C. Penghakiman Tuhan menyediakan catatan untuk menyatakan dengan jelas riwayat-riwayat semua orang – baik maupun jahat – dan lalu catatan dosa itu dibuang dari Bait Suci (Wahyu 20:12; Kisah Para Rasul 3:19-21).
D. Tanggungjawab sebagai pencetus dosa dan penyebab semua orang berdosa ditempatkan di atas kepala Setan (1 Yohanes 3:8; Wahyu 22:12).
E. Setan diusir ke “padang gurun”, yaitu planet bumi yang tandus (1000 tahun yang tercatat Wahyu 20).
F. Setan, dosa, dan orang berdosa dimusnahkan secara permanen (Wahyu 20:10; 21:8; Mazmur 37:10, 20; Nahum 1:9).
G. Bumi diperbarui bagi umat Tuhan. Segala yang hilang akibat dosa dikembalikan kepada umat Tuhan (2 Petrus 3:13; Kisah Para Rasul 3:20, 21).

Pendamaian itu tidak akan lengkap sampai seluruh alam semesta dan segala yang ada di dalamnya dipulihkan kepada keadaan semula sewaktu belum ada dosa – dengan jaminan bahwa dosa tidak akan muncul lagi.
11. Apa kabar baik tentang penghakiman sebagaimana yang tersingkap dalam pelajaran ini?
Jawab:
A. Tuhan dan cara-Nya menangani masalah dosa akan dinyatakan jelas di hadapan seluruh alam semesta. Inilah tujuan inti Penghakiman Tuhan.
B. Hasil keputusannya akan berpihak pada umat Tuhan.
C. Umat Tuhan akan aman dari dosa selama-lamanya.
D. Dosa akan dimusnahkan secara total dan tidak akan muncul lagi.
E. Segala yang tadinya dimiliki Adam dan Hawa tapi hilang akibat dosa akan dipulihkan kepada umat tebusan.
F. Orang berdosa akan habis menjadi abu – tidak disiksa selama-lamanya.
G. Dalam Penghakiman itu, Juruselamat adalah hakim, pembela, dan saksi bagi kita.
H. Baik Bapa maupun Anak mengasihi kita. Iblislah yang mendakwa kita.
I. Kitab-kitab catatan perbuatan akan sangat berguna bagi umat Tuhan sebab kitab-kitab itu akan menunjukkan bahwa kasih karunia yang terkandung dalam Injil akan mengubah hidup mereka.
J. Tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus. Penghakiman Tuhan hanya akan menegaskan kebenaran ini.
K.. Tak ada satu makhluk pun, baik manusia maupun malaikat, akan menyatakan bahwa Tuhan tidak adil. Semua akan sepakat bahwa Tuhan selalu penuh kasih, adil, murah hati, dan baik dalam menangani semua kasus.

Keterangan Gambar :
Sesudah penghakiman, dosa akan lenyap selamanya. Umat Tuhan akan aman sepanjang masa kekekalan.
12. Tuhan berjanji akan menyatakan Anda tidak bersalah dalam penghakiman jika Anda mengundang-Nya memasuki hidup Anda dan mengizinkan Dia menuntun Anda. Maukah Anda mengundang-Nya hari ini?
Respon Anda :
Ya:
Tidak:

PERTANYAAN LAIN
Pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab dari pembahasan di atas,
akan kami jawab berikut ini:
1. Apa beda antara menerima Yesus sebagai Juruselamat dan menerima Dia sebagai Tuan? (Efesus 4:13).
Bedanya besar. Waktu menerima Dia sebagai Juruselamat, Dia menyelamatkan saya dari rasa bersalah dan hukuman atas dosa dan memberi saya kelahiran baru. Dia mengubah saya dari orang berdosa menjadi umat Tuhan yang suci. Transaksi ini adalah mujizat yang mulia dan sangat penting bagi keselamatan. Tak ada orang yang bisa diselamatkan tanpa hal ini. Tapi, Tuhan tidak meninggalkan saya begitu saja setelah titik ini. Saya telah lahir kembali, tapi rencana-Nya adalah agar saya juga bertumbuh untuk menjadi seperti Dia (Efesus 4:13). Waktu saya menerima Dia hari lepas hari sebagai Pemimpin atau Tuan atas hidup saya, Dia dengan mujizat-Nya menyebabkan saya bertumbuh dalam kasih karunia dan tingkah laku hingga saya menjadi dewasa dalam kerohanian (2 Petrus 3:18).
Masalahnya – aku ingin mengambil jalanku sendiri
Masalahnya adalah aku ingin menjalankan hidupku sendiri – semau aku. Alkitab menyebut ini “kejahatan” (Yesaya 53:6) atau dosa. Menjadikan Yesus sebagai Tuhanku begitu penting sehingga Perjanjian Baru menyebut-Nya “Tuhan” 616 kali. Di Kitab Kisah Para Rasul saja, Dia disebut “Tuhan” 106 kali dan “Juruselamat” hanya dua kali. Ini menunjukkan betapa penting untuk mengakui Dia sebagai Tuhan dan Pemimpin hidup kita.
Sebuah syarat yang sering diabaikan – menjadikan-Nya Tuan
Yesus terus-menerus menekankan pentingnya menjadikan Dia Tuan atas diri kita sebab Dia tahu bahwa menjadikan-Nya Tuhan akan menjadi syarat yang dilupakan dan diabaikan (2 Korintus 4:5). Kalau aku tidak menjadikan-Nya Tuan atas hidupku, tak mungkin aku bisa menjadi umat Tuhan yang dewasa dan mengenakan Jubah Kebenaran. Sebaliknya, aku akan jadi “melarat, malang, miskin, buta dan telanjang,” dan bahkan lebih parah lagi, merasa bahwa aku “tidak kekurangan apa-apa” (Wahyu 3:17).
2. Karena catatan dosa umat Tuhan dipindahkan ke atas kepala “Kambing Azazel” pada Hari Raya Pendamaian, bukankah itu berarti dia juga merupakan penanggung-dosa kita? Kupikir cuma Yesus sendiri yang menjadi penanggung dosa kita. (Yohanes 1:29).
Kambing Azazel itu, yang melambangkan Setan, tidak mungkin menanggung, atau membayar tebusan dosa semua manusia. Kambing yang terundi bagi Tuhan, yang dikurbankan pada Hari Raya Pendamaian, melambangkan Yesus, yang mengambil alih dosa-dosa kita dan membayarnya bagi kita di Golgota. Yesus sendirilah yang “menghapus dosa dunia.” Yohanes 1:29. Setan akan dihukum (sama seperti semua orang berdosa – Wahyu 20:12-15) karena dosanya sendiri, yang termasuk tanggungjawab atas (1) adanya dosa yang pertama, (2) tindakan-tindakannya sendiri yang jahat, (3) mempengaruhi semua orang di bumi untuk berdosa. Tuhan jelas menganggap Setan bertanggungjawab atas adanya kejahatan. Itulah yang dimaksud dengan pemindahan dosa ke kepala si kambing Azazel (Setan) pada Hari Raya Pendamaian.
3. Alkitab mengatakan dengan jelas, Tuhan mengampuni semua dosa yang diakui (1Yohanes 1:9). Juga jelas bahwa, walau sudah diampuni, catatan dosa-dosa itu tetap ada di dalam kitab-kitab catatan perbuatan sampai akhir zaman (Kisah Para Rasul 3:19-21). Kenapa dosa-dosa itu tidak dihapus pada waktu diampuni? (1 Yohanes 1:9).
Ada satu alasan baik. Penghakiman Tuhan belumlah tuntas sebelum penghakiman atas orang berdosa terjadi – beberapa saat sebelum pembinasaan mereka di akhir 1000 tahun. Jika Tuhan menghancurkan kitab-kitab catatan itu sebelum tahap terakhir, Dia bisa dituduh menyembunyikan sesuatu. Semua catatan perbuatan tetap terbuka untuk dilihat sampai penghakiman itu selesai seluruhnya, tuntas, yaitu pada saat kebinasaan orang berdosa sesudah Periode 1000 tahun.
4. Beberapa orang mengatakan bahwa penghakiman itu terjadi pada saat penyaliban Dia. Ada yang mengatakan penghakiman itu terjadi sesudah seseorang mati. Dapatkah kita yakin bahwa penghakiman seperti yang ditunjukkan pelajaran ini adalah benar? (Wahyu 14:7).
Ya. Supaya kita bisa yakin mengenai waktu dimulainya penghakiman itu, Tuhan jelas menyebutkannya tiga kali di Daniel 7. Perhatikan perhitungan waktu yang sangat spesifik (jelas) itu. Tuhan tidak menyisakan celah sedikit pun untuk merasa ragu. Urut-urutan itu dinyatakan tiga kali (ayat 8-14, 20-22, 24-27) di pasal itu sebagai berikut:
  1. Kuasa tanduk kecil – berkuasa pada periode antara tahun 538 hingga 1798 Masehi. (Baca Pelajaran 15.)
  2. Penghakiman – dimulai sesudah 1798 (tepatnya tahun 1844) dan terus berlanjut sampai kedatangan kedua kali.
  3. Kerajaan Tuhan – didirikan pada akhir penghakiman itu.
Jadi Tuhan memberi penjelasan yang sangat jelas bahwa penghakiman tidak terjadi sesudah seseorang mati atau pada waktu Juruselamat disalib, tapi pada suatu titik di antara tahun 1798 dan kedatangan yang kedua kali.
Ingat bahwa sebagian dari pekabaran malaikat pertama adalah: “Telah tiba saat penghakiman-Nya” Wahyu 14:6, 7. Umat Tuhan di akhir-zaman harus mengatakan kepada seluruh dunia bahwa penghakiman Tuhan sedang berlangsung sekarang!
5. Apakah hikmah penting yang bisa kita petik dari pelajaran kita tentang Penghakiman? (Daniel 7:9).
Perhatikan kelima poin berikut:
A. Tuhan mungkin kelihatannya mengulur-ulur waktu sebelum Dia bertindak, tapi waktu-Nya selalu tepat. Tak ada orang yang nantinya binasa yang bisa berdalih: “Aku tidak mengerti” atau “Aku tidak tahu.”
B. Setan dan segala jenis kejahatan akan akhirnya ditangani Tuhan dalam Penghakiman-Nya. Karena Penghakiman Tuhan itu adalah pekerjaan Tuhan dan Dia punya semua faktanya, kita tidak boleh menghakimi orang lain dan menyatakan si A yang baru mati akan diampuni Tuhan dan si B yang baru mati tidak akan diampuni, dan membiarkan Tuhan yang memutuskannya (Tuhan tidak pernah memberitahu hal-hal seperti itu pada manusia yang masih hidup). Adalah soal yang sangat serius kalau kita mengambil alih pekerjaan Tuhan dalam menghakimi (menyatakan si A yang baru mati akan diampuni dan si B yang baru mati tidak diampuni). Itu artinya kita merampas wewenang Tuhan.
C. Tuhan membiarkan kita semua bebas memilih bagaimana kita akan berhubungan dengan Dia dan siapa yang akan kita layani. Walau begitu, kita harus siap menghadapi konsekuensinya waktu kita mengambil keputusan yang bertentangan dengan Firman-Nya.
D. Tuhan sangat mengasihi kita sehingga Dia memberi kita Kitab Daniel dan Wahyu untuk menjadikan topik-topik akhir-zaman ini jelas bagi kita. Satu-satunya jalan yang aman bagi kita adalah dengan mendengarkan Firman-Nya dan mematuhi nasehat-Nya dari kedua buku nubuatan yang paling utama ini.
E. Setan bertekad untuk membinasakan kita semua. Strateginya yang menjerat banyak orang akan begitu efektif dan meyakinkan sehingga mayoritas umat manusia akan terjerat. Tanpa kuasa kebangkitan Yesus dalam hidup kita hari lepas hari untuk melindungi kita dari jerat Setan, kita akan dihancurkan oleh Setan.

  2. Tanda Binatang


Angka yang dicapkan pada kulit seperti tato, chip komputer yang ditanam (implant) di bawah permukaan kulit, atau sesuatu yang lebih terselubung dan tidak kelihatan? Ini adalah salah satu dari nubuatan yang paling disalahtafsirkan di seluruh Alkitab – tapi begitu penting bagi kita sehingga kita harus betul-betul mengerti topik ini secara menyeluruh. Tapi dalam mempelajari Tanda Binatang, kita terpaksa menyinggung beberapa hal yang sangat sensitif, mengekspos nama-nama, dan menjadi terperinci. Tindakan mengekspos bukanlah sesuatu yang populer zaman sekarang, tapi kami mau tidak mau harus tetap berkomitmen mengabarkan hal ini sebab Tuhan mengasihi umat-Nya dan Dia ingin agar umat-Nya mengetahui kebenaran.
Pekabaran ini bukan dari kami, tapi dari Tuhan sendiri. Dan dengan adanya kebinasaan (kematian tanpa dibangkitkan lagi) mengancam orang-orang yang menerima tanda itu, kami akan dipandang bersalah oleh Tuhan jika kami tidak membantu-Nya mengabarkan pekabaran ini. Pelajaran ini barangkali harus didahului dengan peringatan: “IBLIS TIDAK MAU ANDA MEMBACA DAN MENYELESAIKAN PELAJARAN INI.” Tolong baca Wahyu 13:1-8, 14:9-12, dan 16-18, dan berdoalah agar Roh Kudus memberi Anda hati yang tulus dan mau mengerti sebelum memulai pelajaran ini.
Amaran Mendesak
Kita sudah belajar di Pelajaran 2 bahwa konflik mengerikan sedang terjadi antara Tuhan dan Setan. Hal itu sudah berlangsung selama berabad-abad sejak Lucifer, malaikat yang paling tinggi, memberontak melawan Tuhan. Dengan sepertiga malaikat yang bergabung dengannya, dia mencoba untuk mengalahkan Tuhan dan merebut kendali atas seluruh alam semesta. Tuhan dan malaikat-malaikat yang setia tidak punya pilihan lain selain mengusir Lucifer dari Kota-Nya. Lucifer, yang lantas dikenal dengan sebutan Iblis dan Setan, marah besar. Tujuannya untuk menghancurkan Tuhan dan mengendalikan alam semesta telah bertambah besar seiring dengan berjalannya waktu. Anehnya, dia telah mendapat dukungan dari mayoritas manusia dalam pemberontakannya itu. Tuhan juga meminta kesetiaan dan dukungan manusia, tapi Dia membiarkan semua orang memiliki kebebasan memilih. Tak lama lagi, semua orang di bumi akan memihak salah satu sisi: Tuhan atau Setan. Pertempuran terakhir antara Setan dan Tuhan sudah di ambang pintu, dan digambarkan di kitab Wahyu. Kitab ini menunjukkan bahwa Tuhan memiliki logo, atau tanda, yang akan berguna untuk mengidentifikasi umat-Nya. Setan juga punya tanda, yang akan mengidentifikasi orang-orang yang mendukungnya. Seperti biasa, Setan akan bekerja melalui kekuasaan politik duniawi (dilambangkan di Wahyu dengan seekor binatang) untuk menjalankan pemberian tanda ini. Pelajaran ini akan menunjukkan apa tanda binatang itu, yang akan diterima oleh semua orang di akhir zaman yang akan binasa nantinya. Kalau Anda tidak tahu apa “tanda binatang” itu, bagaimana Anda bisa mencegah diri Anda dari menerima tanda tersebut?
1. Untuk mengetahui apa tanda binatang itu, kita harus tahu dulu siapa binatang itu. Bagaimana Alkitab menggambarkan binatang itu?
Jawab: Wahyu 13:1-8, 16-18 memberikan 11 ciri-ciri.
Berikut daftarnya:
A. Keluar dari laut (Wahyu 13:1).
B. Gabungan dari empat binatang di Daniel 7 (Wahyu 13:2).
C. Naga itu memberinya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya (ayat 2).
D. Mendapat luka yang mematikan (ayat 3).
E. Luka yang mematikan itu sembuh (ayat 3).
F. Merupakan kekuasaan politik yang kuat (ayat 3, 7).
G. Merupakan kekuasaan agama yang kuat (ayat 3, 8).
H. Menghujat Tuhan (ayat 1, 5, 6).
I. Memerangi dan mengalahkan umat Tuhan (ayat 7).
J. Berkuasa selama 42 bulan (ayat 5).
K. Memiliki angka 666 (ayat 18).
Keterangan Gambar :
Wahyu 13 menyediakan 11 ciri-ciri binatang itu.
Apakah beberapa poin ini terdengar tidak asing lagi?
Ya, tentu saja! Kita sudah mendapat beberapa ciri-ciri di atas sewaktu kita mempelajari tentang Antikristus di Daniel 7. Binatang di Wahyu 13 hanyalah nama lain dari Antikristus, yang menurut kebenaran yang sudah kita pelajari dari Daniel 7, adalah Kepausan. Nubuatan-nubuatan Daniel dan Wahyu seringkali membicarakan hal yang sama, tapi setiap kali ada nubuatan baru, nubuatan yang diturunkan belakangan diberi tambahan detail yang membantu menjadikan nubuatan sebelumnya menjadi pasti. Jadi kita bisa yakin bahwa ada detail baru tentang Antikristus dari Pelajaran ini. Nah, sekarang mari kita lihat, satu demi satu, ke-11 poin yang menggambarkan binatang itu.
Keterangan Gambar :
Binatang di Wahyu 13 melambangkan Antikristus, sama dengan tanduk kecil di Daniel 7.
A. Keluar dari laut (Wahyu 13:1)
Laut (atau air) dalam nubuatan berarti bangsa-bangsa, atau daerah yang padat penduduknya (Wahyu 17:5). Jadi binatang itu, atau Antikristus, akan muncul dari antara negara-negara yang sudah berdiri pada waktu itu. Kepausan (Vatikan), seperti yang sudah kita ketahui, muncul di Eropa Barat, jadi cocok dengan poin ini.
Penjelasan Singkat
Dalam mematuhi perintah Tuhan untuk menghormati segala bangsa (1 Petrus 2:17), kita berhenti sejenak di sini untuk mengakui bahwa kepausan telah melakukan banyak perbuatan baik. Rumah sakit Katolik, panti asuhan Katolik, panti wreda Katolik, bantuan bagi orang miskin, dan rumah perlindungan bagi ibu yang melahirkan di luar nikah, sudah diakui secara luas. Dia bisa dipuji dalam banyak hal. Tapi, seperti semua organisasi lain, dia juga punya kesalahan. Tuhan mendefinisikan beberapa kesalahannya di kitab Wahyu. Tuhan yang gemar memberkati dan mengasihi manusia, kadang-kadang terpaksa menghukum dan memperbaiki. Berdoalah minta bimbingan Roh Kudus (Roh Tuhan) untuk berbicara pada Anda selagi Anda mempelajari topik yang penting ini.
B. Gabungan dari empat binatang di Daniel 7 (Wahyu 13:2).

Pelajari daftar perbandingan di bawah dan lihatlah bagaimana semua itu cocok satu sama lain:

Daniel 7
Wahyu 13
Babilon
Singa (ayat 4)
Mulut Singa (ayat 2)
Medo-Persia
Beruang (ayat 5)
Kaki Beruang (ayat 2)
Yunani
Macan Tutul (ayat 6)
Serupa dengan Macan Tutul (ayat 2)
Roma
Binatang Bertanduk 10 (ayat 7)
Bertanduk 10 (ayat 1)

Keempat binatang di Daniel 7 digambarkan sebagai bagian dari Antikristus, atau binatang Wahyu 13, sebab Kepausan memang mengadopsi ajaran-ajaran dongeng dan praktik-praktik ibadah penyembahan dewa-dewi dari keempat kerajaan itu. Dia membungkus ajaran-ajaran dongeng itu dalam jubah kerohanian dan menyebarkannya ke seluruh dunia dan menyebutnya ajaran Kristen. Berikut ini adalah salah satu dari banyak bukti yang mendukung dari sejarah:
Keterangan Gambar :
Berdasarkan sejarah, Kepausan adalah Antikristus.
“Dalam beberapa hal, dia [Kepausan] telah mengkopi organisasinya dari organisasi Kekaisaran Roma, telah melestarikan dan menggandakan sudut pandang filosofis Socrates, Plato, dan Aristoteles, dipinjam dari kaum barbar dan Kekaisaran Roma Byzantium [“Roma” Timur/Turki], tapi selalu mempertahankan ciri-cirinya sendiri, mencerna semua unsur yang ditarik dari sumber-sumber luar sampai terserap total.” 1 Poin ini jelas cocok dengan Kepausan.
C. Binatang itu memperoleh kekuatan, takhta (ibukota) dan kekuasaannya dari sang naga (Wahyu 13:2).
Untuk mengidentifikasi naga itu, kita buka Wahyu 12, di mana umat Tuhan akhir zaman digambarkan sebagai perempuan yang murni. Dalam nubuatan, perempuan yang murni menggambarkan umat Tuhan (Yeremia 6:2; Yesaya 51:16). (Di Pelajaran 23, kita akan mendapati penelitian mendetail tentang umat Tuhan akhir zaman dari Wahyu 12. Pelajaran 22 menjelaskan Wahyu 17 dan 18, di mana gereja-gereja yang kafir dilambangkan sebagai ibu yang cabul dan anak-anak perempuannya.)

Keterangan Gambar :
Raja Herodes mencoba “menelan”, atau membunuh Yesus pada waktu baru dilahirkan.
Perempuan yang murni ini digambarkan sedang mengandung dan hampir melahirkan. Naga itu ada di dekatnya, siap menelan bayi itu sesudah dilahirkan. Tapi, sesudah lahir, Bayi itu mengalahkan sang naga, menggenapi misi-Nya, lalu naik ke takhta Tuhan. Jelas bahwa Bayi itu adalah Yesus, yang hampir dibunuh Herodes dengan cara membunuh semua bayi di Betlehem (Matius 2:16). Jadi naga itu melambangkan Kekaisaran Roma, di mana Herodes merupakan raja [khusus untuk wilayah Palestina]. Kekuasaan di balik rencana Herodes itu, tentu saja, adalah Setan (Wahyu 12:7-9). Setan bertindak melalui beberapa kepala negara untuk mencapai tujuannya – dalam kasus ini Kekaisaran Roma.
Kami akan menyajikan dua bukti dari sejarah, walau sebetulnya ada banyak: (1) " Gereja Roma… menjejalkan diri ke kursi Kekaisaran Roma, di mana Gereja sebetulnya merupakan kelanjutan dari Kekaisaran. Paus ... adalah penerus Kaisar." 2 (2) "Gereja Katolik yang perkasa sebetulnya cuma Kekaisaran Roma yang dibaptis. Roma direnovasi dan diubah. Ibukota Kekaisaran Roma kuno menjadi ibukota kekaisaran Kristen. Kantor Pontifex Maximus diteruskan menjadi kantor paus."3 Jadi poin ini juga sesuai dengan Kepausan. Dia menerima ibukota dan kekuasaannya dari Kekaisaran Roma.
D. Mendapat luka yang mematikan (Wahyu 13:3).

Luka yang mematikan ditimbulkan pada waktu jenderal Napoleon yang bernama Alexander Berthier, memasuki Roma dan menangkap Paus Pius VI menjadi tawanan pada bulan Februari 1798. Napoleon mengumumkan bahwa pada saat paus itu mati, kepausan akan berakhir. Paus mati di Perancis Agustus 1799. "Separo Eropa berpikir... bahwa tanpa Paus, Kepausan akan mati."
Jadi poin ini juga cocok dengan kepausan.


Keterangan Gambar :
Jenderal Berthier menimbulkan luka yang mematikan bagi kepausan dengan cara menangkap Paus Pius VI sebagai tawanan.
E. Luka yang mematikan itu sembuh, dan seluruh dunia akan menyembahnya (Wahyu 13:3).
Sejak sembuhnya, kekuatan kepausan telah tumbuh dan membesar sampai saat ini dia menjadi organisasi agama-politik dan pusat-kekuasaan di dunia. Malachi Martin, orang-dalam Vatikan dan ahli intelijen, menyingkapkan yang berikut dalam bukunya The Keys of This Blood 5 (nomor halaman dalam tanda kurung):


Keterangan Gambar :
Lebih dari 100 negara memiliki kedutaan di Vatikan.
Tentang Paus:
Dia segigih Kaisar Constantine di zamannya untuk menjadi penguasa dunia (49). Dia dilindungi oleh empat pemerintahan (120). Dia adalah orang paling terkenal di abad ke-20 (123). Dia adalah teman dekat dari 91 orang pemimpin negara (490). Bangsa-bangsa di dunia baginya sudah siap untuk membentuk pemerintahan sedunia yang kuat dengan kendali (160). Enambelas ribu jurnalis menyorot kunjungannya ke Amerika Serikat (490).

Tentang Kepausan:

Duta Besar Amerika mengatakan bahwa Vatikan tak tertandingi sebagai "listening post" [pusat informasi] (120). Vatikan sudah tahu pada hari Sabtu apa yang akan terjadi pada hari Senin di tempat mana pun di seluruh dunia (439). Struktur kepausan saat ini sudah siap untuk pemerintahan sedunia (143).
Jelas, luka itu sudah sembuh dan mata seluruh dunia terpaku pada Vatikan, jadi poin ini juga sesuai dengan kepausan.
F. Merupakan kekuasaan politik yang kuat (Wahyu 13:3, 7).
Lihat poin E di atas.
G. Merupakan kekuasaan agama yang kuat (Wahyu 13: 3, 8).
Lihat poin E di atas.
H. Menghujat Tuhan (Wahyu 13:1, 5, 6).
Kepausan melakukan dosa berupa menghujat Tuhan karena imam-imamnya mengaku bisa mengampuni dosa dan paus mengaku sebagai Tuhan.
I. Memerangi dan menganiaya umat Tuhan (Wahyu 13:7).
Kepausan sudah menganiaya dan membunuh jutaan orang tak bersalah selama Zaman Kegelapan.
J. Berkuasa selama 42 bulan (Wahyu 13:5).
Kepausan berkuasa selama 42 bulan-nubuatan, yang berarti 1260 tahun – dari tahun 538 sampai 1798.
Poin H sampai J juga cocok dengan Kepausan. Kita hanya membahasnya sekilas di sini, sebab sudah dibahas dengan menyeluruh di Pelajaran 15, pertanyaan 8, poin E, G, H.


Keterangan Gambar :
Jutaan umat Tuhan yang tak bersalah dibunuh oleh Kepausan selama Masa Inkuisisi.
K. Memiliki angka 666 (Wahyu 13:18).
Ayat ini berkata, “bilangan itu adalah bilangan seorang manusia”, dan Wahyu 15:2 mengatakan bahwa angka itu adalah “bilangan namanya.” Siapa yang muncul di pikiran Anda bila kita memikirkan tentang pemerintahan Vatikan? Tentu saja, dalam pikiran kita semua akan ada “Paus”. Apa nama resmi Paus?
Ini adalah kutipan Katolik:
"Jabatan Paus adalah "Vicarius Filii Dei" ("Wakil / Vikaris Anak Allah")".6
Malachi Martin, dalam The Keys of This Blood, menggunakan jabatan ini bagi paus di halaman 114, 122. Catatan kaki bagi Wahyu 13:18 dalam beberapa Alkitab versi Douay [Katolik] adalah, “Huruf-huruf numerik dalam namanya akan membentuk bilangan ini”.
Perhatikan bagan di samping, yang menunjukkan apa yang terjadi bila kita menjumlah nilai numerik Romawi kuno dari huruf-huruf dalam namanya.
Sekali lagi, kepausan cocok dengan ciri-ciri ini. Binatang dengan tandanya adalah Kepausan. Tak ada kuasa lain dalam sejarah yang cocok dengan semua ciri-ciri yang diberitakan Tuhan ini. Sekarang sesudah kita mengidentifikasi binatang itu, kita bisa tahu apa tandanya, atau lambang kekuasaan binatang itu. Tapi pertama-tama, mari kita lihat tanda kekuasaan Tuhan.
Keterangan Gambar :
Huruf U sama dengan V dalam aksara Romawi kuno, nilai numeriknya adalah 5.
1 Andre Retif, The Catholic Spirit, diterjemahkan oleh Dom Aldhelm Dean, Vol. 88 dari The Twentieth Century Encyclopedia of Catholicism (New York, Hawthorne Books, 1959), hal. 85.
2 Adolf Harnack, What is Christianity? diterjemahkan oleh Thomas Bailey Saunders (New York: Putnam, edisi 2, revisi, 1901), hal. 270.
3 Alexander Clarence Flick, The Rise of the Medieval Church (cetakulang: New York, Burt Franklin, 1959), hal. 148, 149.
4 Joseph Rickaby, "The Modern Papacy," Lectures on the History of Religion, Lecture 24, (London: Catholic Truth Society, 1910), hal. 1.
5 (New York, Simon & Schuster, 1990)
6 "Answers to Readers' Questions," Our Sunday Visitor, 15 Nov 1914.
2. Apakah tanda atau lambang kekuasaan Tuhan?
"Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberikan kepada mereka menjadi [tanda] peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan mereka." (Yehezkiel 20:12).
"Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu [tanda] peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat." (Keluaran 31:17).

Jawab: Dalam ayat-ayat di atas, Tuhan mengatakan bahwa Dia memberi kita Sabat sebagai tanda yang mulia dari kuasa-Nya dalam menciptakan dan kuasa-Nya untuk menguduskan (menyelamatkan) kita. Di dalam Alkitab, kata meterai, tanda, lambang, tanda perjanjian, peringatan, digunakan silih-berganti dengan arti yang sama 7.
Keterangan Gambar :
Hari Sabat adalah tanda atau lambang kekuasaan Tuhan.
Tanda Tuhan, Sabat, melambangkan kekuasaan-Nya yang kudus untuk memerintah sebagai Pencipta dan Penyelamat. Wahyu 7:1-3 mengatakan tanda itu akan dituliskan pada dahi (akal budi – Ibrani 10:16) umat-Nya. Akan melambangkan bahwa mereka adalah milik kepunyaan-Nya dan mempunyai sifat-sifat-Nya. Ibrani 4:4-10 menegaskan hal ini dengan mengatakan bahwa apabila kita memasuki perhentian-Nya (menerima keselamatan), kita juga harus menguduskan Sabat Hari-Ketujuh-Nya sebagai lambang, atau tanda keselamatan. Pengudusan-Sabat yang benar melambangkan bahwa seseorang telah menyerahkan hidupnya kepada Tuhan dan mau mengikuti ke mana pun disuruh.
Karena tanda, atau meterai wewenang dan kekuasaan Tuhan adalah Hari Sabat-Nya yang kudus, maka bisa ditarik kesimpulan bahwa tanda binatang itu – musuh Tuhan – adalah sebuah hari yang dipercaya sebagai hari yang kudus. Mari kita lihat apa betul begitu.

7 (Bandingkan Kejadian 17:11 dengan Roma 4:11 dan Wahyu 7:3 dengan Yehezkiel 9:4.)
3. Apa yang diakui Kepausan sebagai tanda atau lambang kekuasaannya?
Jawab: Perhatikan kutipan dari salah satu katekismus Katolik berikut:
Pertanyaan: Apa ada cara untuk membuktikan bahwa Gereja memiliki kuasa untuk mendirikan tugu peringatan ajaran-ajarannya?
Jawab: Andai ia tak memiliki kuasa itu, ia tidak mungkin berhasil melakukannya di mana semua religionis modern sepakat dengannya — ia tidak mungkin berhasil membuat pemeliharaan hari Minggu, hari pertama menggantikan pemeliharaan Sabtu hari ketujuh, sebuah perubahan yang tidak memiliki otoritas Alkitab.”8


Keterangan Gambar :
Hari “Minggu” (Sunday) yang dianggap suci adalah tanda atau lambang kekuasaan binatang itu.
Jadi di sini Kepausan mengatakan bahwa dia mengubah Sabat menjadi Hari Minggu (hari pertama) dan bahwa hampir semua gereja menerima hari suci yang baru.
Dengan ini, kepausan mengklaim bahwa “Hari Minggu sebagai hari suci” adalah tanda atau lambang kekuasaan dan wewenangnya..
____________
8 Stephen Keenan, A Doctrinal Catechism [FRS No. 7.], (edisi ke-3 Amerika, direvisi: New York, Edward Dunigan & Bro., 1876), hal. 174.
4. Apakah Tuhan menubuatkan di Alkitab bahwa akan ada perubahan semacam itu?
Jawab: Ya! Dalam menggambarkan Antikristus di Daniel 7:25, Tuhan mengatakan bahwa ia “berusaha mengubah waktu dan hukum.”
A. Bagaimana Kepausan mencoba mengubah Hukum Tuhan? Dalam tiga cara: Di dalam katekismus, Kepausan telah (1) membuang Hukum kedua yang melarang manusia menghormati patung, dan (2) memperpendek Hukum keempat (Sabat) dari –77 kata menjadi sangat sedikit. Hukum Sabat (Keluaran 20:8-11) jelas mengidentifikasi Sabat sebagai hari ketujuh tiap pekan. Hukum yang sudah diubah Kepausan berbunyi: "Ingatlah dan kuduskan hari Sabat." Kalau ditulis begini, hari Sabat bisa berarti hari apa pun. Dan, akhirnya, Kepausan (3) membelah Hukum nomor sepuluh menjadi dua bagian, diubah menjadi hukum nomor sembilan dan sepuluh.

Keterangan Gambar :
Mengubah Sabat menjadi Sunday berarti mengubah 10 Hukum Tuhan – suatu hal yang sangat serius.
B. Bagaimana Kepausan mencoba mengubah waktu? Dalam dua cara: (1) Dia mengubah waktu untuk ber-Sabat dari hari ketujuh Sabtu menjadi hari pertama hari Minggu (2) Dia juga mengubah perhitungan waktu Tuhan bagi pembukaan dan penutupan Sabat. Gantinya menghitung hari Sabat dari matahari terbenam Jumat sore hingga matahari terbenam Sabtu petang sebagaimana yang diperintahkan Tuhan (Imamat 23:32), Kepausan mengadopsi kebiasaan Roma kafir yang menghitung hari dari tengah malam hingga tengah malam. Tuhan menubuatkan bahwa “perubahan-perubahan” ini akan diusahakan oleh binatang itu, atau Antikristus.
Perhatikan yang berikut dari katekismus Katolik:
"Pertanyaan: Hari apa hari Sabat itu?
Jawab: Sabtu adalah hari Sabat.
Pertanyaan: Kenapa kita kuduskan hari Minggu dan bukan Sabtu?
Jawab: Kita menguduskan Hari Minggu gantinya Sabtu karena Gereja Katolik memindahkan kekudusan dari Sabtu ke Minggu."9

Berikut pernyataan dari Vatikan lagi: "Gereja ada di atas Alkitab, dan pemindahan pengudusan Sabat dari Sabtu ke
hari Minggu adalah bukti positif dari fakta itu."10
Dalam kutipan-kutipan di atas, Kepausan menyatakan bahwa tindakannya dalam mengubah perbaktian Sabat ke ibadah hari Minggu adalah bukti bahwa wewenangnya lebih besar, atau “di atas”, Alkitab.
_____________________________
9 Peter Geiermann, The Convert's Catechism of Catholic Doctrine (St. Louis, B. Herder Book Co., edisi tahun 1957), hal. 50.
10 The Catholic Record (London, Ontario, Canada, 1 Sep 1923).
5. Bagaimana mungkin ada orang yang berani mengubah hari kudus Tuhan?

Keterangan Gambar :
Kepausan telah mengubah Sabat menjadi Sunday.
Jawab: Kalau kita tanyakan hal ini pada Kepausan: “Apakah Anda sekalian betul-betul sudah mengubah Sabat ke hari Minggu?” Maka jawabnya adalah, “Ya, memang kami sudah melakukannya. Itu lambang atau tanda otoritas dan kekuasaan kami.
Coba kita tanyakan, “Bagaimana mungkin Anda berani melakukannya?
Ini pertanyaan penting. Tapi pertanyaan yang diajukan Kepausan kepada golongan Protestan malah jauh lebih penting. Tolong baca dengan teliti.
"Anda katakan Sabtu adalah hari Sabat Yahudi, tapi hari Sabat umat Kristiani sudah diubah ke hari Minggu. Diubah! oleh siapa? Siapa yang punya wewenang untuk mengubah perintah langsung dari Tuhan Yang Maha Kuasa? Bila Tuhan mengatakan, ‘Kuduskanlah hari Sabat… hari ketujuh’, siapa yang berani bilang, ‘Oh, tidak, kalian boleh kerja dan melakukan segala bentuk bisnis duniawi pada hari ketujuh, tapi kalian mesti rayakan hari pertama sebagai gantinya’? Ini adalah pertanyaan yang penting, yang saya tak tahu bagaimana Anda akan menjawabnya.
Anda orang Protestan, dan Anda mengaku mengikuti Alkitab dan hanya Alkitab saja; tapi dalam masalah yang begitu penting seperti pengudusan satu hari dari yang tujuh sebagai hari kudus, Anda menentang kata-kata Alkitab yang sangat jelas, dan menempatkan suatu hari lain menggantikan hari yang diperintahkan Alkitab. Perintah untuk menguduskan hari ketujuh adalah salah satu dari 10 Hukum; Anda yakin bahwa ke-9 lainnya masih berlaku; siapa yang memberi Anda wewenang untuk mengubah hukum ke-4? Jika Anda konsisten dengan prinsip Anda, jika Anda betul-betul mematuhi Alkitab dan Alkitab saja, Anda seharusnya bisa menunjukkan satu bagian saja dari Perjanjian Baru yang mengatakan hukum keempat sudah diubah." 11
————————————
11 Library of Christian Doctrine: Why Don't You Keep Holy the Sabbath-Day? (London: Burns and Oates, Ltd.), halaman 3, 4.
Tragisnya, baik organisasi Katolik maupun golongan Protestan ternyata bersalah pada Penghakiman Tuhan akibat menolak Sabat Tuhan yang kudus – tanda identifikasi-Nya (Yehezkiel 20:20).
6. Apa amaran keras yang diberikan Tuhan mengenai Hukum-Nya dan tanda-Nya atau meterai-Nya?


Keterangan Gambar :
Pemimpin agama yang mengabaikan Hari Sabat Tuhan akan menerima murka-Nya.
Jawab:
A. Tuhan mengamarkan pemimpin agama agar jangan menyebabkan umat tergelincir dengan mengatakan bahwa ada bagian dari 10 Hukum yang tidak penting (Maleakhi 2:7-9). Misalnya, ada beberapa pendeta yang mengajarkan, "Tidak jadi soal hari apa yang kamu kuduskan."
B. Tuhan mengamarkan orang-orang yang meng-inginkan pemimpin mereka mengajarkan dongeng-dongeng indah dan bukannya kebenaran tentang Hukum-Nya (Yesaya 30:9, 10; 1 Timotius 4:7; 2 Timotius 4:3, 4; Ibrani 2:1).
C. Tuhan mengamarkan orang-orang terhadap hati yang membatu akibat menolak kebenaran Hukum-Nya (Zakharia 7:12; Ibrani 3:8, 15; 4:7).
D. Tuhan mengamarkan orang-orang yang mengatakan bahwa kelihatannya "aneh" (asing) untuk mematuhi 10 Hukum – berhenti bekerja pada hari Sabtu, misalnya (Hosea 8:12).
E. Tuhan menyatakan bahwa tragedi, masalah, dan penderitaan di bumi timbul karena umat-Nya menolak mematuhi Hukum-Nya – dan malah berusaha mengubahnya (Yesaya 24:4-6).
F. Tuhan mengamarkan pemimpin agama yang menolak mengabarkan tentang nubuatan akhir zaman (Yesaya 29:10, 11).
G. Tuhan mengamarkan bahwa para pemimpin yang mengajarkan bahwa tak ada perbedaan antara hal-hal yang kudus (misalnya hari Sabat Tuhan yang kudus yaitu hari Sabtu) dan hal-hal biasa (seperti hari Minggu) akan menghadap api murka-Nya (Yehezkiel 22:26, 31).
7. Wahyu 13:16 mengatakan bahwa orang-orang akan menerima tanda binatang itu di dahi atau di tangan. Apa artinya?
Jawab: Dahi melambangkan pikiran / akal budi (Ibrani 10:16). Seseorang akan diberi tanda di dahi jika dia memilih untuk menguduskan hari Minggu. Tangan melambangkan perbuatan (Pengkhotbah 9:10). Seseorang akan diberi tanda di tangan bila dia bekerja pada Hari Kudus Tuhan (Sabtu) atau ikut-ikutan berhenti bekerja pada hari Minggu, karena alasan praktis (pekerjaan, keluarga, dll.) Tanda atau meterai itu, baik yang milik Tuhan atau binatang, tidak akan bisa dilihat mata jasmani. Pada dasarnya, Anda akan memberi tanda pada diri Anda sendiri dengan menerima salah satu dari dua ini: meterai Tuhan – Sabtu, atau tanda binatang - Minggu. Walau tak bisa dilihat orang lain, Tuhan tahu siapa yang memiliki tanda yang mana (2 Timotius 2:19).

Keterangan Gambar :
Dahi melambangkan pikiran. Orang-orang akan diberi tanda di dahi bila mereka menguduskan hari Minggu.

Keterangan Gambar :
Tuhan ingin agar umat-Nya berhenti menginjak-injak hari kudus-Nya, Sabat, yaitu Sabtu.
8. Menurut Yesaya 58:1, 13, 14, apa pekabaran penting yang diberikan Tuhan kepada umat-Nya di akhir zaman?
"Serukanlah kuat-kuat, janganlah tahan-tahan! Nyaringkanlah suaramu bagaikan sangkakala, beritahukanlah kepada umat-Ku pelanggaran mereka..." "Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat dan tidak melakukan urusanmu pada hari kudus-Ku; apabila engkau menyebutkan hari Sabat "hari kenikmatan", ... maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN." (Yesaya 58:1, 13, 14).

Jawab: Tuhan berkata, “beritahukanlah kepada "umat-Ku" bahwa mereka (barangkali tanpa sadar) sedang berdosa karena menginjak-injak hari kudus-Ku, dan minta mereka berhenti melanggar Sabat-Ku supaya Aku bisa memberkati mereka. Serukanlah kuat-kuat supaya mereka bisa mendengar!”

Perhatikan bahwa malaikat ketiga di Wahyu 14:9-12, yang membawa pekabaran tentang tanda binatang, juga berkata dengan suara nyaring (ayat 9). Pekabaran ini terlalu penting untuk dianggap sebagai pekabaran biasa. Ini adalah masalah hidup-atau-mati. Tuhan berkata, domba-domba-Nya, atau umat-Nya, akan mengikut Dia bila dipanggil oleh-Nya. (Yohanes 10:16, 27; Wahyu 18:4).
9. Apakah orang-orang yang sekarang ini beribadah pada hari “Minggu” (Sunday) dan menganggapnya sebagai hari suci sudah memiliki tanda binatang itu?
Jawab: Tidak! Tak ada seorang pun yang memiliki tanda binatang sebelum Ibadah Minggu menjadi Undang-undang yang dipaksakan. Pada waktu itu (sebentar lagi), barulah orang-orang yang memutuskan untuk mengikuti ajaran-ajaran dongeng binatang itu dan beribadah pada hari Minggu (hari kudus-yang-palsu dari si binatang) akan menerima tanda binatang itu.

Orang-orang yang mengikut Tuhan dan mematuhi kebenaran-Nya akan menguduskan hari Sabat-Nya dan menerima meterai-Nya. Orang-orang yang memutuskan untuk menolak tanda binatang itu di masa depan harus berdiri di bawah panji Sabat Tuhan sekarang juga. Kuasa-Nya disediakan bagi orang-orang yang mentaati Dia (Kisah Para Rasul 5:32). Tanpa Dia, kita tidak dapat berbuat apa-apa (Yohanes 15:5). Bersama-Nya, segala sesuatu adalah mungkin (Markus 10:27).

Keterangan Gambar :
Bila undang-undang sudah diberlakukan untuk memaksakan Ibadah Hari Minggu, orang-orang yang mengikutinya
akan menerima tanda binatang itu.
10. Menurut kitab Wahyu, siapa yang secara spesifik dilihat Yohanes di kerajaan Tuhan yang abadi?
Jawab: Jawabannya rangkap-tiga dan sangat jelas:
A. Orang-orang yang memiliki meterai Tuhan, atau tanda-Nya (Sabat-Nya), pada dahi mereka (Wahyu 7:3).
B. Orang-orang yang telah menolak binatang itu atau patungnya dan yang menolak menerima tanda atau namanya pada dahi mereka (Wahyu 15:2).
C. Orang-orang yang – sekarang ini dan selamanya – mau mengikuti Anak Domba itu ke mana pun dituntun, percaya pada-Nya seratus persen dalam segala hal (Wahyu 14:4).
Tak ada jalan lain.

Keterangan Gambar :
Dari generasi terakhir, hanya orang-orang yang memiliki meterai Tuhan pada dahi mereka yang akan masuk ke Kerajaan Tuhan.
11. Apa yang dikatakan Tuhan pada umat-Nya sekarang ini?
"Barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup." (Yohanes 8:12).

Jawab: Sungguh suatu janji yang indah! Jika kita mengikut Dia, kita tidak akan berakhir dalam kegelapan, tapi malah akan memiliki terang kebenaran. Tak ada yang lebih hebat dari ini! Lebih jauh lagi, mengikuti Dia dan memelihara Sabat-Nya akan menempatkan meterai Tuhan pada dahi kita dan melindungi kita dari malapetaka mengerikan (Mazmur 91:10) yang akan menimpa orang-orang yang tidak patuh pada 10 Hukum (Wahyu 16). Juga akan menandai kita sebagai umat yang siap diangkat pda waktu kedatangan-Nya. Sungguh suatu perlindungan dan jaminan indah yang telah diberikan Tuhan pada kita!



Keterangan Gambar :
Mengikut Tuhan harus mencakup juga menguduskan hari Sabat-Nya (Sabtu).
Amaran Mendesak

Anda akan menemukan beberapa informasi mengejutkan selagi Anda mempelajari tiga pelajaran terakhir dari sembilan pelajaran yang membicarakan tentang pekabaran tiga malaikat di Wahyu 14:6-14. Pelajaran-pelajaran itu akan menjelaskan (1) peran Amerika Serikat dalam pertempuran terakhir di bumi, (2) bagaimana gereja-gereja dan agama-agama di dunia akan berperan, (3) apa kondisi-kondisi dunia yang akan memicu pertempuran terakhir di bumi, dan (4) strategi Setan yang menakjubkan dalam menjerat miliaran orang.

Barangkali Anda penasaran apa komentar gereja-gereja Protestan mengenai pengakuan Kepausan dalam mengubah Sabat menjadi
Minggu. Kutipan-kutipan yang tampak pada bagian "Pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab" di pelajaran ini akan menyediakan jawaban-jawaban yang mengejutkan.
12. Tuhan meminta Anda memutuskan untuk mulai merayakan Sabat hari ketujuh-Nya (Sabtu) sebagai hari kudus-Nya dan mengikuti-Nya ke mana pun Dia menuntun Anda. Apa jawab Anda?
Respon Anda :
Ya
Tidak

PERTANYAAN LAIN
Pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab dari pembahasan di atas,
akan kami jawab berikut ini:
1. Apa kata pembicara dan pendeta dari berbagai-bagai golongan tentang Sabat dan Sunday? (Keluaran 20:8).
Berikut komentar dari gereja-gereja dan pihak-pihak berwenang lain tentang Sabat:
Gereja Baptis: “Memang ada perintah untuk menguduskan hari Sabat, tapi hari Sabat itu bukanlah Minggu hari pertama. Tapi, bisa kita katakan, dan dengan sedikit pengungkapan ekspresi kemenangan, bahwa Sabat sudah dipindahkan dari hari ketujuh ke hari pertama... di mana catatan tentang perpindahan itu terdapat? Bukan di Perjanjian Baru – jelas bukan. Tak ada bukti Alkitabiah dalam hal pengubahan Sabat dari hari ketujuh ke hari pertama.” – Dr. Edward T. Hiscox, penulis The Baptist Manual dalam sebuah makalah yang dibacakan di depan konferensi pendeta-pendeta New York di tanggal 13 November 1893.
Gereja Katolik: “Anda boleh baca Alkitab dari Kejadian sampai Wahyu, dan Anda tidak akan menemukan satu kalimat pun yang meresmikan pengudusan hari Minggu. Alkitab menekankan pengudusan rohani hari Sabtu, sebuah hari yang tak pernah kita [umat Katolik] kuduskan.” – James Cardinal Gibbons, The Faith of Our Fathers, 16th edition, 1880, hal 111.
Gereja Church of Christ: "Akhirnya, kita miliki kesaksian Kristus tentang topik ini. Di Markus 2:27, Dia mengatakan: 'Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat.' Dari ayat ini jelas bahwa Sabat diciptakan bukan hanya untuk bangsa Israel, sebagaimana yang diajarkan Paley dan Hengstenberg, tapi bagi manusia ... yakni, bagi seluruh umat manusia. Karena itu kita simpulkan bahwa Sabat dikuduskan sejak semula, dan bahwa Sabat diberikan pada Adam, bahkan sejak di Eden, sebagai salah satu institusi yang ditahbiskan Tuhan bagi kebahagiaan semua manusia." – Robert Milligan, Scheme of Redemption, (St. Louis, The Bethany Press, 1962), hal. 165.
Gereja Congregationalist: "Sabat umat Kristiani (Minggu) tidak ada di Alkitab, dan tidak pernah disebut Sabat oleh gereja mula-mula [ke-11 murid + Matias dan rasul-rasul lainnya]." – Dwight's Theology, Vol. 4, hal. 401.
Gereja Episcopal (Keuskupan): "Minggu (Dies Solis, dari kalender Roma, 'hari sang matahari', sebab didedikasikan bagi matahari), hari pertama tiap pekan, dipungut oleh orang-orang Kristen zaman dulu sebagai hari perbaktian. ... Tak ada peraturan-peraturan tentang bagaimana cara menguduskan hari itu di Perjanjian Baru, malah, perintah untuk menguduskannya saja tidak ada." – "Sunday," A Religious Encyclopedia, Vol. 3, (New York, Funk and Wagnalls, 1883) hal. 2259.
Gereja Lutheran: "Pengudusan Hari Tuhan [yang dimaksud “Hari Tuhan” di sini adalah Minggu, walau kita tahu Hari Tuhan yang asli adalah Sabtu] didirikan bukan berdasarkan perintah Tuhan mana pun, tapi atas wewenang gereja." – Augsburg Confession of Faith, dikutip di Catholic Sabbath Manual, Part 2, Chapter 1, Section 10.
Gereja Metodis: "Misalnya saja masalah Minggu. Tak ada tertulis di Perjanjian Baru bagaimana gereja mula-mula bisa memelihara hari pertama tiap pekan sebagai hari ibadah, tapi tak ada ayat yang memerintahkan umat Kristen untuk menguduskan hari Minggu, atau yang memerintahkan untuk memindahkan Sabat orang Yahudi ke hari Minggu." – Harris Franklin Rall, Christian Advocate, 2 Juli 1942.
Moody Bible Institute: “Sabat berlaku di taman Eden, dan sejak itu selalu berlaku. Hukum keempat ini dimulai dengan kata ‘Ingatlah’, menunjukkan bahwa Sabat sudah ada sebelum Tuhan menuliskan 10 Hukum pada dua loh batu di Sinai. Bagaimana mungkin manusia menyatakan bahwa hukum yang satu ini sudah dibatalkan padahal mereka mengakui bahwa yang 9 lainnya masih berlaku?” – D. L. Moody, Weighed and Want­ing, hal. 47.
Gereja Pantekosta: "'Kenapa kita beribadah pada hari Minggu? Bukankah Alkitab mengajarkan bahwa Sabtu adalah Hari Tuhan?' ... Jelas kita harus mencari jawabnya dari sumber lain, bukan dari Perjanjian Baru." – David A. Womack, "Is Sunday the Lord's Day?" The Pentecostal Evangel, Aug. 9, 1959, No. 2361, p. 3.
Ensiklopedi: "Sunday adalah nama yang diberikan orang kafir (penyembah dewa-dewi) bagi hari pertama tiap pekan, karena hari itu adalah hari di mana mereka menyembah matahari [sun], ... hari ketujuh diberkati dan dikuduskan oleh Tuhan Sendiri, dan... Dia memerintahkan makhluk ciptaan-Nya menguduskan hari itu bagi-Nya. Perintah ini adalah kewajiban yang universal dan permanen." – Eadie's Biblical Cyclopedia, edisi tahun 1872, hal. 561
Al-Quran: Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar di antaramu pada hari Sabtu, lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera yang hina". – Al Baqarah:65.
Al-Quran: Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa [hari], lalu Dia bersemayam di atas Arasy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. – Al A'raaf:54.

 

3. Amerika Serikat Dalam Nubuatan


Mungkinkah ada negara Amerika Serikat di dalam Nubuatan Alkitab? Tentu saja! Kalau dipikir-pikir, sangatlah masuk akal bahwa negara paling berkuasa dan berpengaruh di bumi akan memainkan peran penting dalam peristiwa-peristiwa besar terakhir dari penutupan sejarah dunia ini. Tapi lebih banyak kejutan menanti Anda sementara Alkitab mengekspos bagaimana proses munculnya negara nomor satu di dunia itu dan apa alasannya. Bacalah Wahyu 13:11-18 sebelum mulai membaca pelajaran ini, sebab delapan ayat ini memberi gambaran nubuatan tentang Amerika di hari-hari mendatang.
1. Dua kekuatan politik penguasa dunia dilambangkan di Wahyu 13. Siapa yang digambarkan pertama kali?
Jawab: Binatang berkepala tujuh (Wahyu 13:1-10) tak lain tak bukan adalah Kepausan di Roma. (Baca Pelajaran 15 dan 20 untuk penelitian lengkap tentang topik ini.) Ingat bahwa binatang dalam nubuatan Alkitab melambangkan negara atau kekuasaan duniawi (Daniel 7:17, 23).


Keterangan Gambar :
Binatang di Wahyu 13:1-10 melambangkan Kepausan.
2. Pada tahun berapa Kepausan dinubuatkan akan kehilangan kekuasaan dan pengaruh duniawinya?
"... kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya." Wahyu 13:5.

Jawab: Alkitab menubuatkan bahwa Kepausan akan kehilangan kekuasaan pada akhir 42 bulan. Nubuatan ini digenapi tahun 1798, waktu Jenderal Berthier atas perintah Napoleon menangkap paus dan kepausan menerima luka yang mematikan itu. (Untuk lebih mendalam, baca Pelajaran 15.)
Keterangan Gambar :
Di tahun 1798, Jenderal Berthier memberi luka yang mematikan pada kepausan sewaktu dia menjadikan paus tawanan.
3. Negara apa yang dinubuatkan akan muncul kurang-lebih pada waktu Kepausan menerima luka yang mematikan itu?
"Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga." (Wahyu 13:11).

Jawab: Penahanan paus di ayat 10 terjadi tahun 1798, dan sebuah kekuasaan baru (ayat 11) muncul pada saat itu. Amerika Serikat menyatakan kemerdekaannya tahun 1776, merumuskan Constitution (UUD) tahun 1787, memberlakukan Bill of Rights (Pernyataan Hak-hak Asasi Manusia) pada tahun 1791, dan jelas diakui sebagai kekuasaan yang besar pada tahun 1798. Perhitungan waktunya sangat tepat bagi Amerika. Tak ada kekuasaan lain yang cocok dengan nubuatan ini.

Keterangan Gambar :
Binatang di Wahyu 13:11-18 melambangkan Amerika Serikat.
4. Apa artinya “keluar dari dalam bumi”?
Jawab: Negara itu keluar dari dalam bumi, dan bukan dari laut seperti negara-negara yang disebut di kitab Daniel dan Wahyu lainnya. Kita tahu dari Wahyu bahwa air melambangkan orang banyak. "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.” (Wahyu 17:15). Jadi, bumi melambangkan lawannya. Berarti negara baru ini akan muncul dari suatu tempat di dunia yang bisa dibilang tidak berpenduduk sebelum akhir abad ke-18. Tidak mungkin muncul di antara negara-negara yang padat dari Benua Lama. Pastilah muncul dari benua yang berpenduduk jarang.

Keterangan Gambar :
Menurut nubuatan, Amerika akan muncul dari daerah yang berpenduduk jarang.
5. Apa arti dua tanduk seperti anak domba dan tidak adanya mahkota?
Jawab: Tanduk melambangkan raja dan kerajaan, atau pemerintahan (Daniel 7:24; 8:21). Dalam kasus ini, kedua tanduk melambangkan dua prinsip pemerintahan Amerika: kebebasan beragama dan kebebasan sipil. Kedua prinsip pemerintahan ini juga sudah kita kenal dengan sebutan “republikanisme” (pemerintahan tanpa raja) dan “protestanisme” (gereja tanpa paus). Negara-negara lain sejak zaman purba telah memungut pajak atas rakyatnya untuk mendukung agama negara (agama nasional). Sebagian besar telah menekan (menganiaya) golongan-golongan agama yang lebih kecil. Tapi Amerika Serikat mendirikan sesuatu yang benar-benar baru. Kebebasan beribadah menurut keyakinan masing-masing tanpa campur tangan atau kendali pemerintah – dan dengan perlindungan dari pemerintah. Ketiadaan mahkota melambangkan bentuk pemerintahan republik, bukannya kerajaan. Tanduk seperti anak-domba melambangkan bahwa dia murni, muda, tidak brutal, cinta damai, dan ber-Tuhan. Juruselamat disebut sebagai Anak Domba 33 kali di kitab Wahyu. Jadi pemerintahan baru ini mencoba meninggikan prinsip-prinsip-Nya. Tak ada kekuasaan lain di bumi yang cocok dengan ciri-ciri dan perhitungan waktu dari binatang bertanduk anak domba ini, kecuali Amerika Serikat.
Catatan: Kami betul-betul berharap kami bisa berhenti di sini dalam menyampaikan gambaran tentang negara Amerika Serikat – tapi kami tidak bisa, karena Tuhan sendiri tidak berhenti. Apa yang terjadi selanjutnya sangat mengejutkan dan mengkhawatirkan. Amerika Serikat betul-betul sebuah negara hebat – dengan kebebasan beragama, kebebasan pers, kebebasan berbicara, dan kebebasan menjalankan usaha; perlindungan yang diberikannya, kesempatan emasnya, keadilannya, simpatinya bagi kalangan bawah, dan sifat-sifat baiknya. Memang tidak sempurna, tapi tetap saja banyak orang dari negara-negara lain buru-buru memindahkan kewarganegaraannya menjadi Warga Negara Amerika tahun demi tahun. Jika pintu-pintunya dibuka lebar-lebar, sebagian besar orang dari seluruh bumi akan pindah ke Amerika Serikat secepat mungkin – ke “firdaus” sebagaimana mereka memandangnya. Sedihnya, negara yang diberkati ini akan berubah drastis sebentar lagi, menyebabkan sakit hati dan penderitaan bagi umat Tuhan. Kami melaporkan hal ini dengan berat hati dan keprihatinan mendalam.
6. Apa arti “berbicara seperti seekor naga”?
Jawab: Seperti yang sudah kita pelajari di Pelajaran 20, naga adalah Setan, yang bekerja melalui berbagai pemerintahan duniawi untuk mendirikan kerajaannya dan menghancurkan umat Tuhan dengan menganiaya dan membunuh mereka. Tujuan Setan selalu mencoba merebut kekuasaan dan takhta Tuhan dan memaksa manusia untuk menyembah dan mengikut dia. (Lihat Pelajaran 2 untuk detailnya). Jadi, "bicara seperti seekor naga" artinya Amerika Serikat (di bawah pengaruh Setan) pada akhir zaman akan memaksa orang-orang untuk beribadah dengan cara yang bertentangan dengan suara Roh Kudus atau dihukum.

Keterangan Gambar :
Amerika di akhir zaman akan memaksakan suatu bentuk ibadah, kalau tidak dipatuhi, para pelanggarnya akan dijatuhi hukuman.
7. Apa persisnya yang akan dilakukan Amerika yang disebut bicara seperti naga?
Jawab:
Perhatikan keempat poin berikut:

A. "Kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya." (Wahyu 13:12). Amerika akan menjadi penganiaya yang akan memaksa orang-orang melanggar bisikan Roh Kudus, sama seperti Kepausan – yang digambarkan di bagian pertama Wahyu 13.
B. "Menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh." (Wahyu 13:12). Amerika akan menyeret bangsa-bangsa di dunia untuk melakukan ibadah, atau penghormatan, kepada Paus.
Keterangan Gambar :
Agama kafir dan pemerintah sipil akan bergabung di akhir zaman untuk memaksakan agama.
Sejak dulu, masalahnya selalu ibadah (penyembahan). Siapa yang akan Anda sembah dan patuhi? Apakah Tuhan Sang Pencipta dan Penebus, atau antikristus? Semua orang di bumi akan terbagi dua: menyembah salah satunya. Pendekatannya akan menjadi sangat rohani. Mujizat-mujizat menakjubkan akan diadakan (Wahyu 13:14, 15) yang akan menjerat miliaran (Wahyu 13:3). Orang-orang yang menolak untuk bergabung dengan gerakan persatuan dunia ini akan dipandang sebagai radikal (pemberontak). Tuhan menamai kaum Protestan Amerika di akhir zaman "nabi palsu" (Wahyu 19:20; 20:10), sebab dia akan tampil sangat rohani dan bisa dipercaya, tapi sebetulnya berasal dari Setan.
Semua ini mungkin kedengarannya mustahil, tapi Firman Tuhan betul-betul bisa diandalkan dan seratus persen benar (Titus 1:2). Tuhan menubuatkan bangkit dan runtuhnya empat kerajaan penguasa dunia dan antikristus (Daniel 2 dan 7) pada saat ramalan semacam itu sepertinya aneh dan tidak mungkin. Tapi semuanya terjadi tepat seperti yang dinubuatkan. Amaran-Nya bagi kita saat ini mengenai nubuatan adalah, "Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi." Yohanes 14:29.

C. "Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung [image] untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu." Wahyu 13:14. Amerika Serikat akan membuat image binatang itu dengan cara memaksakan ibadah agama dengan undang-undang resmi. Amerika akan mengeluarkan undang-undang yang menuntut ibadah dan memaksa orang-orang untuk mematuhinya atau dibunuh. Tindakan ini adalah copy (duplikat) atau image (cerminan) dari kombinasi gereja-negara yang dijalankan kepausan pada puncak kekuasaannya selama Abad Pertengahan, di mana jutaan orang dibunuh oleh kepausan. Amerika akan menggabungkan pemerintahan politik dan Protestanisme dalam sebuah “perkawinan” yang akan mendukung kepausan. Amerika lalu akan mempengaruhi semua negara di dunia untuk mengikuti jejaknya. Dengan demikian, Kepausan akan mendapat dukungan seluruh dunia.

D. "sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung [image] binatang itu, dibunuh." Wahyu 13:15. Amerika Serikat, sebagai kepala gerakan internasional ini, akan mempengaruhi negara-negara di dunia untuk memaksakan hukuman mati global bagi semua orang yang menolak untuk menyembah binatang atau image-nya itu. Nama lain bagi koalisi sedunia ini adalah "Babel." (Pelajaran 22 akan menyediakan lebih banyak informasi). Gerakan Persatuan Dunia ini, akan, dalam nama “Tuhan”, menggantikan bujukan Roh Kudus yang lembut dengan kekerasan polisi dan memaksakan suatu bentuk penyembahan.
8. Dalam masalah apa kekerasan akan dijalankan dan hukuman mati akan diberlakukan?
"Dan kepadanya diberikan kuasa untuk memberikan nyawa kepada patung binatang itu, sehingga patung binatang itu berbicara juga, dan bertindak begitu rupa, sehingga semua orang, yang tidak menyembah patung binatang itu, dibunuh. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya." (Wahyu 13:15-17).

Jawab: Perbedaannya adalah menyembah dan menuruti binatang itu dan menerima tandanya – Sunday (Ahad hari pertama) sebagai hari “suci” – atau menyembah dan mematuhi Tuhan dan menerima tanda-Nya – Sabat-Nya yang kudus, Sabtu hari ketujuh. (Untuk informasi lebih mendetail, lihat Pelajaran 20). Pada saat masalah itu menjadi jelas dan orang-orang dipaksakan untuk beribadah pada hari Sunday atau dijatuhi hukuman mati, orang-orang yang memilih Sunday gantinya Sabtu akan, pada dasarnya, menyembah binatang itu. Orang-orang itu akan memilih untuk mematuhi kata-kata makhluk ciptaan, seorang manusia berdosa, gantinya Firman Sang Pencipta, Tuhan Yang Maha Esa. Berikut ini adalah pernyataan dari kepausan sendiri: "Gereja sudah mengubah Sabat ke Sunday dan seluruh dunia tunduk dan beribadah pada hari itu dalam kepatuhan tanpa protes pada mandat Gereja Katolik." Hartford Weekly Call, 22 Februari 1884.
9. Apakah sebuah negara betul-betul bisa mengendalikan jual-beli?

Keterangan Gambar :
Selama masa Perang Dunia II, kupon jatah dibagi-bagikan untuk mengontrol penjualan makanan, bensin, ban, dan barang-barang kebutuhan lainnya.
Pengontrolan semacam itu dengan mudah bisa dijalankan lagi.
Jawab: Selama masa Perang Dunia II, pembelian dikendalikan bagi beberapa barang (seperti gula, ban, dan bensin) dengan menggunakan kupon jatah. Tanpa kupon itu, walau punya uang, tidak bisa membeli barang. Dalam era komputerisasi sekarang ini, sebuah sistem yang berdasarkan nomor KTP Anda (atau kartu identitas ataupun kartu kredit) bisa dengan mudah dibentuk. Kalau Anda tidak mau bekerjasama dengan koalisi sedunia itu, nomor kartu Anda, bila di-scan sebelum Anda membeli barang, bisa menunjukkan bahwa Anda didiskualifikasi [tidak boleh membeli barang itu]. Kita tidak tahu bagaimana cara pemerintah Amerika Serikat dan negara-negara lain mengendalikan jual-beli itu secara mendetail. Tapi kita bisa yakin hal itu akan terjadi, sebab di Wahyu 13:16, 17, Tuhan katakan hal itu akan terjadi.
Dua Kekuasaan Berskala Internasional akan muncul
Wahyu 13 sangat jelas. Dua superpower akan muncul di akhir zaman: Amerika Serikat dan Vatikan (Kepausan). Amerika akan mendukung Kepausan dengan cara mencetuskan gerakan untuk memaksakan penduduk dunia menyembah binatang itu (Kepausan) dan menerima tandanya kalau tidak mau dihukum mati. Kedua pertanyaan berikut akan meninjau seberapa besar kekuasaan kedua superpower ini.
10. Sekuat apa Kepausan sekarang ini?
Jawab: Kepausan adalah kekuatan politik-agama terkuat di dunia. Hampir semua negara besar di dunia memiliki duta besar resmi atau kantor perwakilan di Vatikan. Perhatikan fakta-fakta berikut:

A. Kepausan begitu berpengaruh dan kuat sehingga nyaris semua negara besar meminta nasehatnya dulu sebelum membuat keputusan politik besar. "Kedutaan besarnya menjalin hubungan baik dengan lebih dari 100 negara." U.S. News and World Report, 30 Oktober 1978, hal. 24.

Keterangan Gambar :
Kepausan adalah kekuatan politik-agama terkuat di dunia.
B. Kepausan mengklaim bahwa runtuhnya komunisme adalah perbuatannya, dengan mengatakan bahwa Maria, Ibu Yesus, membimbing strategi paus yang menghancurkan komunisme. "Handmaid or Feminist," Time, 30 Desember 1991, hal. 64, 65..
C. Tujuan paus adalah mempersatukan dunia Kristiani di bawah kepemimpinan kepausan pada akhir abad ini. Dia telah melakukan lebih dari 40 kunjungan ke negara-negara lain untuk mendirikan kerangka dasar bagi tujuan ini. Gene H. Hogberg, The Plain Truth, November/Desember 1989, hal. 24, 25.

Keterangan Gambar :
Paus adalah pemimpin dunia yang sangat terkenal.
D. Sambutan dunia begitu besar. Selama krisis Irak, paus dan presiden Amerika kadang-kadang membicarakan masalah-masalah dunia melalui telepon tiap pekan. U.S. News and World Report, 13 Agustus 1990, hal. 18.
E. Tanggal 7 Juni 1982, mantan presiden Ronald Reagan dan Paus Yohanes Paulus II bertemu selama 50 menit di Vatikan dan membentuk rencana untuk menghabisi komunisme. Amerika Serikat mengirimkan peralatan komunikasi modern seberat berton-ton ke Polandia (tempat dimulai) untuk membantu menyebarkan informasi yang dibutuhkan kepada masyarakat. "The Holy Alliance," Time, Februari 1992, hal. 28, 31, 35.

F. Gorbachev mengatakan, "Segala sesuatu yang terjadi di Eropa Timur dalam tahun-tahun terakhir tidak akan terwujud tanpa perbuatan Paus dan peran besarnya, termasuk peran politisnya, yang dijalankannya di panggung dunia." Mikhail Gorbachev, Toronto Star, 9 Maret 1992.

Kepausan, yang dulu menyebut kaum Protestan "heretic" (orang sesat) sekarang menyebut mereka "separated brethren" (saudara-saudara yang pernah terpisah) dan dengan murah hati mengusulkan agar semua pihak bekerja dan berdoa bersama demi perdamaian dunia dan kedatangan Tuhan. Jutaan umat Protestan begitu terkesan. Malah, beberapa golongan Protestan telah mengadakan dialog resmi dengan paus untuk mencoba menyelesaikan perbedaan-perbedaan yang dulu mencetuskan Reformasi Protestan.
11. Seberapa kuat dan berpengaruh Amerika Serikat sekarang ini?
Jawab: Amerika Serikat dipandang sebagai kekuatan militer dan pusat kekuasaan nomor satu di dunia. Perhatikan yang berikut:

A. "[Amerika adalah] superpower tunggal yang tersisa di planet ini. [America is] the planet's sole remaining superpower." "The U.N. Obsession," Time, 9 Mei 1994, hal. 86.

B. "Tak ada kesempatan bagi kekuatan apa pun untuk menandingi Amerika Serikat dalam waktu dekat." Charles Krauthammer, "The Lonely Superpower", The New Republic, 29 Juli 1992, hal. 23.

C. Yassir Arafat menjuluki Amerika "Roma modern" sebab, sama seperti Roma merupakan kekuasaan tak tertandingi di zamannya, Amerika sekarang adalah nomor satu. Newsweek, 12 Agustus 1991, hal. 33.

Keterangan Gambar :
Amerika adalah kekuatan militer nomor satu di dunia.

Keterangan Gambar :
Semua negara di dunia sekarang berpaling pada Amerika Serikat untuk mendapat perlindungan dan bantuan.
D. "Kekuasaan Amerika saat ini akan menentukan semua peristiwa besar sedunia" Jim Hoagland, "Of Heroes ...", The Washington Post, 21 Agustus 1991, hal. A-23.

Sewaktu sebuah kelompok Marxist mengalahkan pemerintah Etiopia, Amerika diminta untuk bernegosiasi. Ketika Boris Yeltsin menjabat sebagai presiden Rusia yang baru merdeka, yang dikunjunginya pertama kali adalah negara Amerika Serikat. Mantan Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev berpaling pada Amerika sewaktu menghadapi persoalan. Pada saat Kuwait diserang, pemerintahnya meminta tolong pada Amerika. Perang yang dipicu Amerika Serikat terhadap Irak mendapat dukungan hampir seluruh dunia. Seorang koresponden National Public Radio menyebut presiden Amerika dengan julukan "presiden bumi." Kita sekarang punya "struktur dunia yang sangat unik dengan satu kekuatan tunggal, Amerika Serikat, pada puncak sistem internasional." Krauthammer, The New Republic, hal. 23.
12. Jelas bahwa pengaruh dan kekuasaan Amerika Serikat dan Kepausan sedang bertambah besar dengan cepat. Apa faktor-faktor lain yang mungkin berperan dalam menyiapkan panggung bagi undang-undang sedunia untuk mengeksekusi orang-orang yang tidak mau melanggar panggilan Roh Kudus?
Jawab:
Kita tak bisa menyebutkan dengan pasti, tapi beberapa kemungkinannya adalah:
a. Terorisme.
b. Huru-hara dan meningkatnya kejahatan.
c. Narkoba.
d. Kehancuran ekonomi besar-besaran.
e. AIDS dan wabah lainnya.
f. Ancaman nuklir dari negara-negara radikal.
g. Korupsi di dunia politik.
h. Kesalahan keputusan pengadilan.
i. Penyalahgunaan kekayaan.
j. Meningkatnya pajak.
k. Pornografi dan amoralitas yang semakin parah.
l. Bencana alam global yang menakutkan.
m. Kelompok-kelompok radical.
n. Aborsi.

Perang melawan korupsi, kriminalitas, amoralitas, sikap permisif, ketidakadilan, kemiskinan, dan pemimpin politik yang lemah dan tidak efektif, dan banyak kekacauan serupa bisa dengan mudah mempercepat timbulnya tuntutan untuk dibentuknya undang-undang yang spesifik dan kuat untuk dijalankan dengan keras.
13. Sementara kondisi dunia kian memburuk, apa yang akan dilakukan setan untuk menjerat mayoritas umat manusia?
"Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang. Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu." (Wahyu 13:13, 14).

Jawab: Amerika mengalami Kebangunan Rohani palsu yang global, dan akan memaksa agar undang-undang agama diberlakukan untuk memaksa semua orang agar terlibat. (Ini dilambangkan dengan "image binatang itu " di Wahyu 13:14). Orang-orang akan dipaksa untuk melecehkan hari Sabat Tuhan yang kudus, hari ketujuh, dan menyembah binatang itu pada hari “suci”-Nya, Sunday. Beberapa orang akan menyerah demi alasan-alasan sosial dan ekonomi. Kondisi dunia akan menjadi begitu tak tertahankan sehingga suatu gerakan "kembali ke Tuhan dan doa", dengan semua pihak bergabung dalam penyembahan dan doa pada hari Sunday, akan tampak seperti satu-satunya solusi. Setan akan menjerat seluruh dunia agar percaya bahwa mereka harus mengkompromikan kebenaran Alkitab dan menguduskan hari Sunday. Tapi pada kenyataannya, penurutan dan penyembahan binatang itu akan mengakibatkan manusia tidak bisa masuk ke kerajaan Tuhan. Tak heran Tuhan memberikan seruan kuat di kitab Wahyu agar jangan menyembah binatang itu dan menerima tandanya!
14. Sementara minat pada kebangunan-rohani-palsu meningkat, apa yang akan terjadi pada kebangunan rohani yang asli yang dirintis umat Tuhan akhir zaman?
Jawab: Alkitab berkata bahwa seluruh bumi akan menjadi terang oleh kemuliaannya (Wahyu 18:1). Semua orang di bumi akan dijangkau (Markus 16:15) pekabaran rangkap-tiga akhir zaman yang diberikan Tuhan di Wahyu 14:6-14. Umat Tuhan di akhir zaman akan bertambah banyak dengan kecepatan mencengangkan sewaktu jutaan orang bergabung dengan umat Tuhan dan menerima pemberian-Nya berupa keselamatan yang gratis, yang akan mengubah mereka menjadi hamba-Nya yang patuh. Banyak orang dan pemimpin dari berbagai negara di dunia akan menolak menyembah binatang itu serta menolak ajaran-ajaran dongengnya. Sebagai gantinya, mereka akan menyembah dan mematuhi Tuhan saja. Mereka akan menerima tanda Sabat-Nya yang kudus (meterai-Nya) di dahi mereka (Wahyu 7:2, 3), dan dengan demikian nama mereka termeterai untuk selamanya dalam Kitab Kehidupan.

Keterangan Gambar :
Pada hari-hari terakhir sejarah bumi ini, pekabaran akhir-zaman dari Tuhan yang berisi pengharapan akan menjangkau semua orang.
Pertambahan Jumlah Umat Tuhan menyebabkan Gerakan Kebangunan Rohani Palsu itu marah
Pertumbuhan umat Tuhan ini akan menyebabkan Gerakan Kebangunan Rohani Palsu itu geram. Para pemimpinnya menjadi yakin bahwa orang-orang yang menolak bergabung dalam gerakan kebangunan rohani palsu sedunia adalah penyebab semua malapetaka di dunia itu (Daniel 11:44; 1 Raja-raja 18:17, 18). Mereka akan melarang umat Tuhan membeli dan menjual (Wahyu 13:16, 17), tapi Tuhan akan memberi makan umat-Nya (Yesaya 33:16) dan melindungi mereka (Mazmur 34:7).
15. Karena terdesak, koalisi yang dipimpin Amerika akan memutuskan untuk memberlakukan hukuman mati bagi musuh-musuhnya (Wahyu 13:15). Apa kata Wahyu 13:13, 14 tentang apa yang akan dilakukan pemimpin-pemimpin koalisi itu untuk meyakinkan orang-orang bahwa Tuhan bersama mereka?
Jawab: Mereka akan melakukan mujizat-mujizat – begitu meyakinkan sehingga semua orang kecuali umat Tuhan akhir-zaman yang setia akan terjerat (Matius 24:24). Dengan menggunakan roh-roh (atau malaikat-malaikat berdosa) bawahan Iblis (Wahyu 16:13, 14), mereka akan berperan sebagai orang mati dengan menggunakan ilmu sihir (Wahyu 18:23) dan barangkali bahkan berperan sebagai nabi-nabi dan rasul-rasul Alkitab. Roh-roh setan yang menipu ini (Yohanes 8:44), jelas akan mengaku bahwa Tuhan mengirim mereka untuk mengajak semua orang bergabung.

Keterangan Gambar :
Sebagai puncak penipuannya, Iblis sendiri akan mengaku bernama Yesus.
Setan tampil sebagai mesias-palsu; malaikat-malaikatnya berperan sebagai pendeta

Malaikat-malaikat Setan akan tampil juga sebagai pendeta, dan Setan akan tampil sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:13-15). Sebagai mujizat terbesarnya, Setan akan mengaku bernama Yesus (Matius 24:23, 24). Setan, selagi meniru Mesias, akan dengan mudah mengaku bahwa dia sudah mengubah hari ketujuh menjadi Hari Kebangkitan dan mendesak para pengikutnya untuk terus dalam kebangunan rohani sedunia dan meninggikan "hari suci"-nya – Sunday.
Miliaran orang tertipu
Miliaran orang, percaya bahwa Setan adalah Juruselamat, akan tunduk di kakinya dan bergabung dengan gerakan palsu sedunia itu. "Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu." (Wahyu 13:3). Penipuan itu akan sangat efektif. Tapi umat Tuhan akhir-zaman tidak akan tertipu, sebab mereka menguji segala sesuatu dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (Yesaya 8:19, 20; 2 Timotius 3:16; Kisah Para Rasul 17:11; l Tesalonika 5:21; Efesus 2:20; Matius 13:52). Alkitab mengatakan Hukum Tuhan tak bisa berubah (Matius 5:18). Alkitab juga mengatakan bahwa waktu Dia datang, semua mata akan melihat Dia (Wahyu 1:7) dan Dia tidak akan menyentuh tanah tapi tetap di awan-awan dan memanggil umat-Nya untuk bertemu dengan-Nya di angkasa (1 Tesalonika 4:16, 17).
16. Bagaimana agar kita bisa selamat dari penipuan akhir zaman itu?
Jawab:
A. Menguji segala ajaran agama dengan Alkitab (2 Timotius 3:16; Kisah Para Rasul 17:11; Yesaya 8:19, 20).
B. Mengikuti Kebenaran. Tuhan berjanji bahwa barangsiapa yang melakukan kehendak-Nya tidak akan terjerat ajaran-ajaran salah (Yohanes 7:17; 8:12).
C. Tinggal di dalam Tuhan hari lepas hari (Yohanes 15:5).
Pengingat: Ini adalah pelajaran keenam dari seri sembilan pelajaran mengenai pekabaran tiga malaikat. Pelajaran berikut akan menunjukkan bagaimana gereja-gereja Kristen dan agama-agama lain sedunia akan berperan dalam peristiwa-peristiwa akhir zaman.
17. Tuhan meminta Anda untuk menyembah dan mematuhi-Nya bahkan walau itu berarti penghinaan, penganiayaan, dan akhirnya hukuman mati. Apa jawab Anda?
Respon Anda :

Ya

Tidak
PERTANYAAN LAIN
Pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab dari pembahasan di atas,
akan kami jawab berikut ini:
1. Sepertinya tidak adil bahwa pada saat krisis terakhir, orang-orang yang tidak pernah mendengar kebenaran Tuhan akan tanpa sengaja memilih sebuah penipuan dan karena itu jadi binasa. (Markus 16:15).
Tak seorang pun yang akan menghadapi krisis terakhir sebelum mendengar dulu (Markus 16:15) dan mengerti (Yohanes 1:9) pekabaran rangkap-tiga dari Tuhan bagi zaman sekarang (Wahyu 14:6). Orang-orang akan menerima tanda binatang itu karena mereka tidak mau mengikut Tuhan.
2. Apa yang dimaksud dengan Pertempuran Harmagedon di Wahyu 16:12-16? Kapan dan di mana pertempuran itu berlangsung? (Wahyu 16:16).
Harmagedon adalah pertempuran terakhir antara Tuhan dan Setan. Menurut rencana, akan terjadi di bumi ini dan akan dimulai tepat sebelum akhir zaman. Tapi perang itu akan dicegah oleh kedatangan Tuhan yang kedua kali. Perang itu akan dimulai lagi sesudah 1000 tahun, waktu orang jahat mengepung kota Yerusalem Baru sambil berharap bisa mengalahkannya. Pertempuran itu akan berakhir waktu Tuhan menurunkan api dari langit ke atas orang jahat dan membinasakan mereka (Wahyu 20:9). Pelajaran 12 menjelaskan tentang 1000 tahun.
Apa arti kata “Harmagedon”?
Harmagedon adalah nama simbolis dari “peperangan pada hari besar” antara Tuhan dan Setan di mana semua bangsa di dunia akan terlibat (Wahyu 12:12-16, 19). “Raja-raja dari Timur” adalah Tuhan Sang Bapa dan Tuhan Sang Anak (Juruselamat Sang Anak Domba). “Timur” di Alkitab melambangkan kerajaan Tuhan (Wahyu 7:2; Yehezkiel 43:2; Matius 24:27). Dalam pertempuran terakhir ini, hampir seluruh dunia memerangi Anak Domba dan umat-Nya (Wahyu 17:14; 19:19). Tujuan mereka adalah menyapu habis semua orang yang menolak menyembah binatang itu dan menerima tandanya (Wahyu 13:15-17).
Terhipnotis (kehilangan kebebasan-memilih) bila sudah menolak panggilan Tuhan sewaktu masih memiliki kebebasan-memilih.
Orang-orang yang menolak pekabaran rangkap-tiga dari Tuhan bagi zaman akhir (walau mereka sudah tahu bahwa pekabaran itu benar), akan menjadi begitu terjerat (terhipnotis) sehingga mereka percaya akan dusta (2 Tesalonika 2:10-12). Mereka akan mulai betul-betul percaya mereka sedang mendukung kerajaan Tuhan padahal sebetulnya mereka sedang berusaha membinasakan umat Tuhan. Mereka akan menganggap umat Tuhan [yang berhenti bekerja pada hari Sabtu] sebagai orang fanatik yang terjerat tanpa ada kemungkinan selamat yang menyebabkan timbulnya malapetaka di seluruh dunia dengan penolakan mereka untuk bergabung dalam Kebangunan Rohani Palsu itu [Perdamaian Dunia dengan cara beribadah sama-sama pada hari Sunday].
Kedatangan Tuhan yang kedua kali akan mencegah perang itu
Perang itu akan bersifat global. Pemimpin-pemimpin negara akan secara berbarengan mencoba menyerang umat Tuhan, tapi Tuhan akan turun tangan. Sungai Efrat yang kering adalah sebuah perlambang, bukan sungguhan (Wahyu 16:12). Air artinya bangsa-bangsa (Wahyu 17:15). Keringnya sungai Efrat berarti orang-orang yang selama ini mendukung binatang itu (Kerajaan Setan) akan mendadak mencabut dukungan mereka. Dukungan bagi si binatang lalu kering. Koalisi sekutu (Wahyu 16:13, 14) akan pecah berantakan (Wahyu 16:19). Kedatangan Tuhan yang kedua akan mencegah perang ini terjadi dan menyelamatkan umat-Nya (Wahyu 6:14-17; 16:18-21; 19:11-20).

Perang itu dilanjutkan lagi sesudah vakum selama 1000 tahun
Sesudah 1000 tahun, Setan akan kembali tampil sebagai pemimpin pasukan melawan Tuhan dan umat-Nya. Dia akan melanjutkan kembali perang melawan Tuhan, yaitu waktu dia mencoba mengalahkan kota yang kudus itu. Lalu Setan dan pengikutnya akan dibinasakan oleh api dari langit (lihat Pelajaran 11 dan 12). Semua pengikut Setan akan dimusnahkan. Semua pengikut Tuhan akan memasuki kerajaan-Nya yang abadi.
3. Alkitab mengatakan, "akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah." (Yohanes 16:2). Apa itu akan betul-betul terwujud di zaman kita?
Ya. Koalisi pemerintah dan agama sedunia di akhir zaman akhirnya kehilangan rasa belas kasihan bagi umat Tuhan, yang menolak untuk bergabung dengan Kebangunan Rohani Palsu atau menerima tandanya (Ibadah Sunday). Mereka akan merasa bahwa mujizat-mujizat yang menyertai “kebangunan rohani” mereka membuktikan bahwa mereka di pihak yang benar – mujizat seperti sembuhnya orang sakit atau bertobatnya bintang film amoral, bandar narkoba, dan penjahat terkenal. Koalisi itu akan bersikeras bahwa tak ada orang yang boleh menghancurkan “kebangunan rohani” sedunia ini yang mempersatukan semua agama. Semua orang akan dipaksa untuk menyingkirkan perasaan pribadi dan “ajaran fanatik” (misalnya Kebenaran bahwa Hari Sabat Tuhan adalah hari Sabtu) dan bergabung dengan selruuh dunia dalam “kebangunan rohani” yang tulus bagi kedamaian dan persatuan dunia. Segala kelompok selain gerakan “kebangunan rohani” itu akan dianggap kelompok minoritas (pemberontak). Orang-orang yang menolak untuk bergabung akan dianggap tidak setia, tidak patriotik, anarkis, dan akhirnya, kaum fanatik berbahaya yang tak bisa ditolerir. Pada saat itu, orang-orang yang membunuh umat Tuhan akan merasa bahwa mereka sedang berbuat bakti bagi Tuhan (melayani Tuhan / melakukan Tugas Suci bagi Tuhan).
4. Sewaktu saya mempelajari nubuatan Daniel dan Wahyu, kelihatannya musuh yang sebetulnya selalu Iblis sejak dulu. (Wahyu 12:17).
Tentu saja. Setan selalu, dari dulu, musuh kita yang sesungguhnya. Setan bekerja melalui pemimpin-pemimpin dunia dan negara-negara besar untuk menyakiti umat Tuhan dan dengan demikian menyakiti hati-Nya. Kita sering lupa bahwa Setan adalah musuh kita. Dialah yang bertanggungjawab atas semua kejahatan. Jadi kita harus mengasihani orang-orang atau organisasi yang menyakiti umat Tuhan. Kadang mereka tidak tahu atau bahkan sama sekali tidak sadar bahwa mereka sedang menyakiti orang lain. Tapi Setan tidak begitu. Dia selalu sadar seratus persen. Dia menyakiti Tuhan dan umat-Nya dengan sengaja.
5. Apakah kematian paus atau pemilihan presiden Amerika Serikat yang baru akan mempengaruhi nubuatan tentang Amerika di Wahyu 13:11-18?
Nubuatan itu akan terwujud, siapa pun paus atau presiden Amerika yang sedang berkuasa. Presiden baru atau paus baru mungkin hanya mempercepat atau memperlambat terwujudnya nubuatan itu untuk sementara, tapi hasil akhirnya sudah dijamin oleh nubuatan Alkitab.
6. Apakah binatang kedua yang bertanduk seperti anak domba di Wahyu 13:11-18 dan "nabi palsu" di Wahyu 16:13 adalah sama? (Wahyu 13:11)
Ya. Di Wahyu 19:20, di mana Tuhan membicarakan kehancuran binatang antikristus, dia juga membicarakan kehancuran nabi palsu. Dalam ayat ini, Tuhan mengidentifikasi nabi palsu sebagai kekuasaan yang "telah mengadakan tanda-tanda di depan mata" binatang itu dan "menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya." Ini jelas sama dengan tindakan binatang bertanduk-anak-domba, yang digambarkan di Wahyu 13:11-18. Dalam pelajaran ini, kita sudah mengidentifikasi binatang bertanduk-anak-domba sebagai negara Amerika Serikat. Jadi, binatang bertanduk-anak-domba dan nabi palsu jelas merupakan satu kekuasaan yang sama.

 

4. Perempuan sundal



Setiap pernikahan harus berlandaskan rasa saling percaya – begitu juga dalam persekutuan kita dengan Tuhan, kita harus setia pada-Nya dan pada Firman-Nya. Kitab Wahyu membicarakan tentang “mempelai Tuhan yang sejati”, tetapi ternyata di dunia ini ada “perempuan” yang satu lagi yang mencoba menjerat orang-orang (dengan ajaran-ajaran sesat dan hipnotis/sihir) agar menyimpang dari Firman Tuhan. Kitab Wahyu berisi pekabaran mengejutkan tentang Babel, perempuan yang satu lagi itu. Babel sudah rubuh, dan umat Tuhan harus keluar dari guna-gunanya (hipnotis/sihir), kalau tidak, pasti binasa! Inilah bagian kedua dari pekabaran tiga malaikat. Di sini Anda akan belajar tentang identitas sesungguhnya dari Babel rohani dan mengetahui cara-cara agar tidak terjerat oleh kecantikannya yang membinasakan... informasi apa lagi yang lebih penting dari itu?

1. Bagaimana Tuhan melambangkan Babel dalam kitab Wahyu?

"... aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya. ...Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya" (Wahyu 17:1, 3 – 5).

Jawab: Di Wahyu 17:1-6, Tuhan menggambarkan Babel sebagai pelacur yang berbusana kain ungu dan kirmizi (merah keunguan). Dia duduk di atas binatang berwarna merah ungu, yang memiliki 7 kepala dan 10 tanduk dan duduk di atas air.

Keterangan Gambar :
Di kitab Wahyu, Tuhan menyebut perempuan ini Babel.
2. Siapa perempuan yang murni di Wahyu 12?
Jawab: Perempuan yang murni, berselubungkan matahari, digambarkan di Wahyu 12:1-6. Kita belajar di pelajaran 20 bahwa perempuan murni ini adalah umat Tuhan yang murni yang setia pada suaminya, Tuhan. Kita akan mempelajari Wahyu 12 secara mendalam di Pelajaran 23.

3. Apa arti pelacur dalam nubuatan Alkitab?
"Hai anak manusia, beritahukanlah kepada Yerusalem perbuatan-perbuatannya yang keji. Tetapi engkau mengandalkan kecantikanmu dan engkau seumpama bersundal dalam menganggarkan ketermasyhuranmu dan engkau menghamburkan persundalanmu kepada setiap orang yang lewat." (Yehezkiel 16:2, 15).

Jawab: Sama seperti perempuan murni melambangkan umat yang murni yang setia pada Tuhan, begitu juga perempuan sundal (pelacur) melambangkan gereja yang cemar, sudah rubuh, yang tidak setia pada Tuhan (Yakobus 4:4).
4. Bisakah kita mengidentifikasi pelacur (gereja yang cemar) yang disebut “Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur” di Wahyu 17?
Jawab: Ya, sudah dikenal luas bahwa hanya ada satu gereja yang menyebut dirinya gereja induk - Vatikan. Imam Katolik terkenal, John A. O’Brien, berkata: “Ibadah [Sunday] itu tetap ada sebagai pengingat akan gereja induk dari mana golongan-golongan non-Katolik memisahkan diri, ibarat seorang anak yang kabur dari ibunya.” 1
Ciri-ciri yang digunakan di Wahyu 17 untuk menggambarkan Ibu dan binatang yang ditungganginya jelas cocok dengan Kepausan:
A. Dia menganiaya umat Tuhan (ayat 6). (Lihat Pelajaran 15 dan 20.)
Sebagian besar pemimpin reformasi mengajarkan bahwa “Babel” di Wahyu 17 adalah Kepausan.
B. Dia memakai pakaian kain ungu dan kirmizi (merah keunguan) (ayat 4). Para paus seringkali mengenakan pakaian ungu bila menghadiri acara-acara penting, dan warna merah keunguan adalah warna jubah kardinal.
C. Ketujuh kepala binatang itu (ayat 3) di mana perempuan itu duduk adalah tujuh gunung (ayat 9). Sudah dikenal luas bahwa Roma, markas besar kepausan, didirikan di atas tujuh bukit atau gunung.
D. Binatang itu penuh hujat (ayat 3), ciri yang juga sangat cocok dengan kepausan. (Lihat Pelajaran 15 dan 20.)
E. “kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.” Ayat 18. Alexander Flick mengatakan bahwa sejak abad ke-13, paus “setidaknya dalam teori dan pengakuannya ... adalah penguasa seluruh dunia dalam masalah-masalah duniawi dan rohani.” "at least in theory and claim ... the ruler of the whole world in temporal and spiritual affairs." 2 Ciri ini tak bisa cocok bila diterapkan pada kerajaan atau negara lain, tapi sangat cocok dengan Kepausan. Kepausan digambarkan di Wahyu 17 dengan sangat jelasnya, sehingga tak ada celah untuk ragu.
Catatan: Banyak tokoh Reformasi (Huss, Wycliffe, Luther, Calvin, Zwingli, Melanchthon, Cranmer, Tyndale, Latimer, Ridley, dan lain-lain) mengajarkan bahwa Kepausan adalah kuasa yang dimaksud di sini. 3
1John A. O'Brien, The Faith of Millions (Huntington, IN: Our Sunday Visitor, Inc., 1974), hal. 401.
2The Rise of the Mediaeval Church (New York: Burt Franklin, 1959), hal. 575, 576.
3George Eldon Ladd, The Blessed Hope (Grand Rapids, MI: William B. Eerdman's Publishing Co., 1956), hal. 32-34.
5. Apa arti harafiah kata “Babel”, dan apa asal-usulnya?
"Marilah kita dirikan ... sebuah menara yang puncaknya sampai ke langit, ... Lalu turunlah TUHAN..., dan Ia berfirman: "... Baiklah Kita turun dan mengacaubalaukan di sana bahasa mereka, sehingga mereka tidak mengerti lagi bahasa masing-masing... Itulah sebabnya sampai sekarang nama kota itu disebut Babel, karena di situlah dikacaubalaukan TUHAN bahasa seluruh bumi." (Kejadian 11:4, 6, 7, 9).

Jawab: Kata Babel dan Babilon berarti “kebingungan” / “kekacauan”. Nama Babel memiliki asal-usul dari Menara Babel, yang dibangun sesudah Air Bah oleh orang-orang penyembah banyak tuhan [tidak percaya pada Satu Tuhan] yang berharap bisa membangunnya begitu tinggi sehingga tak ada air bah yang akan bisa menutupi puncaknya (ayat 4). Tapi Tuhan mengacaukan bahasa mereka, dan kebingungan yang timbul begitu besar sehingga mereka terpaksa menghentikan pembangunan itu.
Mereka lalu menyebut menara itu Babel (Babilon), atau “kekacauan”. Kemudian, di zaman Perjanjian Lama, sebuah kerajaan besar penyembah dewa-dewi (banyak tuhan) bernama Babel tumbuh menjadi musuh umat Tuhan, Israel. Babel melambangkan pemberontakan, ketidakpatuhan pada Tuhan, penganiaya umat Tuhan, kesombongan, dan penyembahan patung (Yeremia 39:6, 7; 50:29, 31-33; 51:24, 34, 47; Daniel 3 dan 5). Malah, di Yesaya 14 Tuhan menggunakan “Babel” sebagai lambang Setan sendiri, sebab Babel begitu kejam dan merusak pekerjaan Tuhan dan membinasakan umat-Nya. Di kitab Wahyu, kata “Babel” digunakan untuk melambangkan kerajaan agamawi yang merupakan musuh dari umat Tuhan – Israel-rohani – gereja-Nya (Wahyu 14:8, 16:19)
Keterangan Gambar :
Kata Babel berasal dari zaman Menara Babel. Artinya “kekacauan” atau “kebingungan.”
6. Siapa anak-anak perempuan dari Ibu Babel yang digambarkan di Wahyu 17:5 yang merupakan wanita-wanita pelacur?
Jawab: Anak-anak perempuan itu adalah gereja-gereja dari golongan Protestan yang awalnya memprotes ajaran-ajaran palsu Ibu Babel, dan meninggalkannya pada masa Reformasi Protestan. Tapi, belakangan, mereka mulai meniru prinsip-prinsip dan tindakan-tindakan Gereja Induk dan oleh karena itu menjadi cemar. Tak ada perempuan yang dilahirkan sebagai pelacur. Begitu pula gereja-gereja Protestan tidak pernah dilahirkan sebagai gereja yang cemar. Gereja atau organisasi apa pun yang mengajarkan dan mengikuti ajaran-ajaran palsu dan praktik-praktik ibadah milik Babel bisa disebut gereja atau anak perempuan yang cemar. Jadi Babel adalah nama keluarga yang mencakup baik Gereja Induk (Vatikan) maupun anak-anak perempuannya (gereja-gereja Protestan) yang ikut-ikutan cemar karena menganut sebagian ajaran Gereja Induk.
Keterangan Gambar :
Gereja-gereja Protestan yang memasukkan ajaran-ajaran palsu Gereja Induk (Babel) pasti menjadi Babel juga.
7. Di Wahyu 17, kenapa Ibu Babel itu digambarkan sedang menunggang binatang? Apa arti binatang itu?
Jawab: Di Wahyu 13:1-10, Tuhan menggambarkan Kepausan sebagai gabungan gereja dan negara. (Untuk informasi lebih lanjut, baca Pelajaran 20). Di Wahyu 17, Tuhan menggambarkan gereja (perempuan) dan negara (binatang) sebagai dua makhluk yang terpisah, walau berhubungan. Perempuan itu menunggangi binatang, melambangkan Gereja mengendalikan pemerintahan negara Vatikan.

Keterangan Gambar :
Binatang di Wahyu 17 melambangkan pemerintahan sipil (politik), suatu negara.
Perempuan menunggangi binatang itu berarti gereja mengendalikan negara.
8. Apa kekuatan-kekuatan lain yang bergabung dengan kepausan dalam menggenapi nubuatan tentang peristiwa-peristiwa akhir zaman?
"Dan aku melihat dari mulut naga dan dari mulut binatang dan dari mulut nabi palsu itu keluar tiga roh najis yang menyerupai katak. Itulah roh-roh setan yang mengadakan perbuatan-perbuatan ajaib, dan mereka pergi mendapatkan raja-raja di seluruh dunia, untuk mengumpulkan mereka guna peperangan pada hari besar, yaitu hari Yang Mahakuasa." (Wahyu 16:13, 14).

Jawab: Naga di Wahyu 12:3, 4 dan nabi palsu di Wahyu 13:11-14; 19:20 membentuk koalisi dengan binatang di Wahyu 13:1-10 (Kepausan).
A. Naga di Wahyu 12 melambangkan Setan bekerja melalui Roma kekaisaran. (Lihat Pelajaran 20 untuk detail). Di zaman akhir ini, yang disebut naga termasuk agama-agama non-Kebenaran seperti Buddha, Shinto, Hindu, gerakan New Age, humanisme sekuler, Timur Tengah, Afrika, Australia, dll. Naga itu sendiri (Lucifer) akan tampil juga, menyebut dirinya juruselamat yang bangkit pada hari “Minggu” (Sunday), memimpin “perdamaian dunia”.

A. Nabi palsu di Wahyu 12 melambangkan agama-agama Kristen dari golongan Protestan yang berpusat di Amerika Serikat, yang akan memimpin dalam mendesak dan mempengaruhi seluruh dunia agar menyembah Setan pada hari “Minggu” (Sunday). (Lihat pelajaran 21.)


A. Binatang itu adalah Kepausan. (Lihat pelajaran 20.)

Keterangan Gambar :
Agama-agama non-Kebenaran dan gereja-gereja Protestan di Amerika Serikat pemelihara hari “Minggu” Sunday akan bergabung dengan Kepausan dalam sebuah koalisi pada perang terakhir untuk melawan Tuhan dan umat-Nya.
D. Ketiga kekuatan ini: agama-agama lain + mayoritas negara-negara di dunia, Vatikan, dan Amerika Serikat, akan menjadi sekutu dalam Harmagedon – perang terakhir melawan Tuhan, Hukum-Nya, dan umat-Nya yang setia. Koalisi ini disebut “Babel besar” oleh Tuhan di Wahyu 18:2.
9. Bagaimana mungkin organisasi-organisasi dengan latar belakang berbeda-beda bisa bersatu secara efektif?
"Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu." (Wahyu 17:13).

Jawab: Wahyu 16:13, 14 mengatakan “Tiga roh najis yang menyerupai katak” yaitu “roh-roh setan” akan menggabungkan mereka melalui mujizat-mujizat yang mereka tampilkan. Mujizat “kebangkitan orang mati” – akan menjadi ikatan yang mempersatukan mereka semua. Setan dan malaikat-malaikatnya – berperan sebagai orang mati yang bangkit kembali, nabi-nabi yang bangkit kembali, malaikat-malaikat suci (2 Korintus 11:13, 14), dan bahkan juruselamat sendiri (Matius 24:24) – akan meyakinkan seluruh dunia bahwa gerakan mereka dituntun oleh Tuhan (Lihat pelajaran 10 dan 20). Tiga roh najis itu “membuktikan” bahwa orang mati bisa bangkit (sebelum kedatangan Juruselamat yang asli).



Keterangan Gambar :
Mujizat Setan dan malaikat-malaikatnya (berperan sebagai orang mati yang bangkit) akan mempersatu-kan dunia dalam mendukung binatang itu.
A. Vatikan selama ini mengajarkan bahwa Maria dibangkitkan dan diangkat dengan tubuh jasmani, dan bahwa roh-roh orang mati tanpa tubuh menjadi santa-santo pelindung yang memberkati pengikutnya dengan mujizat-mujizat.
B. Semua agama lain pada dasarnya menganut kepercayaan bahwa orang mati memiliki roh yang tetap hidup tanpa tubuh jasmani. Pengikut gerakan New Age selama ini menekankan pentingnya channeling (séance) – upacara pemanggilan “arwah” (“roh-roh orang mati”) – padahal yang datang adalah roh setan.
C. Mayoritas golongan Protestan selama ini percaya bahwa roh orang mati tanpa tubuh ada di sorga atau neraka. Dengan demikian mereka sangat rentan terhadap penipuan setan-setan yang berperan sebagai orang mati.
10. Dosa-dosa Babel apa yang dikecam Tuhan?
A. "... sudah rubuh Babel, kota besar itu..." (Wahyu 18:2).

Jawab: Rubuh berarti hancur akibat meninggalkan Kebenaran Alkitab dan penyembahan sejati pada Tuhan Yang Maha Esa (2 Petrus 3:17).
B. "ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis... oleh ilmu sihirmu semua bangsa disesatkan." (Wahyu 18:2, 23).
Jawab: Di sini Tuhan menyatakan Babel berdosa karena: (1) meminta nasehat roh-roh jahat dengan mengundang mereka ke tengah-tengah Babel melalui spiritisme, dan (2) menyesatkan hampir seluruh dunia melalui roh-roh jahat yang menipu.


Keterangan Gambar :
Babel rubuh karena menyimpang dari kebenaran Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru.
C. "penghuni-penghuni bumi telah mabuk" oleh anggur percabulan yang ada di dalam cawannya (Wahyu 17:2, 4; 18:3).

Jawab: Kata "kekejian" di Alkitab melambangkan dusta (Amsal 12:22). Anggur Babel, yang berisi ajaran-ajaran dusta (dongeng), membuat pikiran kacau dan menumpulkan panca indera orang-orang yang meminumnya dan membuat mereka mabuk secara rohani.

D. "raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia..." (Wahyu 18:3).

Jawab: Umat Tuhan adalah pengantin perempuan Tuhan (Wahyu 19:7, 8) dan harus mengasihi dan setia hanya pada-Nya – yang berarti mematuhi hukum-Nya (Yohanes 14:15). Kepausan diekspos dosanya di sini karena meninggalkan suaminya yang sah, Tuhan, (Yakobus 4:4), dan membentuk hubungan di-luar-nikah dengan pemerintah sipil (penggabungan gereja dan negara) untuk mendapat dukungan.

E. Memperdagangkan "manusia" (Wahyu 18:13).

Jawab: Tuhan di sini menunjukkan dosa Babel karena memperlakukan manusia seperti barang dagangan dan bukannya anak-anak Tuhan yang mulia. Yang dimaksud di sini adalah:
a. membunuh banyak orang tak bersalah
b. menjual pengampunan dosa
11. Apa ajaran-ajaran palsu yang terdapat di dalam anggur Babel yang membuat orang-orang mabuk secara rohani dan bingung?
Jawab: Sungguh mengherankan, beberapa ajaran utama Protestan sekarang ini tidak ada di Alkitab sama sekali. Tapi dimasukkan ke dalam gereja-gereja Protestan oleh Gereja Induk Vatikan, yang memperolehnya dari kekafiran. Beberapa ajaran palsu ini adalah:
A. Sepuluh Hukum Tuhan sudah diubah atau dibatalkan.
Hukum Tuhan tidak mungkin diubah atau dibatalkan (Lukas 16:17). Pelajaran 6 mengutip bukti-bukti kuat yang tak terbantah.
B. Jiwa manusia adalah baka.
Alkitab menyebut kata “jiwa” dan “roh” 1700 kali. Tak satu pun disebut baka bila membicarakan jiwa dan roh manusia. Roh manusia dan jiwa manusia lenyap bila dia mati (Pengkhotbah 9:5, 10), dan tak satu pun manusia menerima kebakaan di zaman sekarang ini, barulah nanti pada saat kedatangan Tuhan yang kedua kali (1 Korintus 15:51-54). (Baca Pelajaran 10 untuk informasi lebih lanjut.)
C. Orang jahat dibakar selama-lamanya di neraka.
Alkitab mengajarkan bahwa orang berdosa akan binasa total, lenyap, (tidak ada lagi, Mazmur 37:10), baik tubuh dan jiwanya akan binasa, dalam api (Matius 10:28). Api neraka selama-lamanya tidak diajarkan di dalam Alkitab. (Baca Pelajaran 11.)
D. Baptis selam tidaklah perlu.
Baptis selam adalah satu-satunya baptisan yang diakui di Alkitab. (Baca Pelajaran 9 untuk informasi lebih lanjut.)




Keterangan Gambar :
Menerima ajaran palsu menyeret pada kemabukan secara rohani, yang menyebabkan manusia sangat sulit memahami kebenaran.
E. Hari “Minggu” Sunday (Dies Solis) adalah Hari Tuhan (Dies Domini).
Alkitab mengajarkan, tanpa ragu, bahwa Hari Tuhan yang kudus adalah hari Sabat, hari ketujuh – Sabtu. Baca Keluaran 20:10; Imamat 23:38; Ulangan 5:14; Yesaya 58:13; Lukas 23:54, 56; 24:1. Hari Tuhan yang asli bukanlah Dies Domini, tapi Sabtu.
(Untuk mengetahui secara lengkap, baca Pelajaran 7.)
Catatan: Ajaran-ajaran salah ini, kalau sudah dipercaya seseorang, cenderung menyebabkan “kebingungan” (yang merupakan arti harafiah dari kata "Babel") dan menyebabkan orang itu sulit mengerti Kitab Suci (PL dan PB).

Renungan

Sedih bila dipikirkan bahwa beberapa orang sekarang ini, mungkin tanpa sadar, sedang meminum anggur Babel. Barangkali semua ini baru bagi Anda. Jika memang ini hal yang baru bagi Anda, mintalah Tuhan untuk menuntun Anda (Matius 7:7). Lalu pelajari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru untuk melihat apakah hal-hal itu benar demikian (Kisah Para Rasul 17:11). Berjanjilah bahwa Anda akan mengikuti ke mana pun Tuhan menuntun Anda, dan Dia tidak akan membiarkan Anda berjalan dalam kegelapan (Yohanes 7:17; 8:12).
12. Siapa yang akan berada di pihak Tuhan dalam perang Harmagedon?
Jawab: Dalam pertempuran terakhir ini, malaikat-malaikat Tuhan (Ibrani 1:13, 14; Matius 13:41, 42) dan umat Tuhan yang sisa (Wahyu 12:17) – akan bergabung bersama Yesus, yang memimpin pasukan Tuhan (Wahyu 19:11-16) melawan Setan dan pendukungnya.
Umat Tuhan terdiri atas orang-orang yang menolak kebohongan-kebohongan Babel (Pelajaran 23 akan menjelaskan). Mereka akan dikenal dari: (1) kasih mereka pada Tuhan (1 Yohanes 5:2, 3), (2) kesetiaan dan iman kepada-Nya (Wahyu 14:12), dan (3) kepatuhan mereka pada Firman-Nya dan Hukum-Nya (Wahyu 12:17; Yohanes 8:31, 32).



Keterangan Gambar :
Malaikat suci akan ada di pihak umat Tuhan dalam pertempuran terakhir bumi ini.
13. Apa yang akan menjadi strategi Setan dalam pertempuran terakhir antara kebenaran Tuhan dan dusta Setan?
Jawab: Walau Setan membenci Tuhan Sang Bapa dan Sang Anak, dia sangat jarang mengakuinya secara terbuka. Malah, dia dan malaikat-malaikatnya akan berperan sebagai orang suci dan pendeta (2 Korintus 11:13-15). Yang ditunjukkannya sebagai bukti bahwa dia di pihak Tuhan akan terlihat begitu tulus, rohani, dan suci sehingga nyaris semua orang di bumi akan tertipu dan mengikut dia (Matius 24:24). Dia akan menggunakan beberapa ayat-ayat, sama seperti waktu dia menggoda Juruselamat di padang gurun (Matius 4:1, 11). Logika Setan begitu meyakinkan sehingga menjerat 1/3 malaikat Tuhan, Adam dan Hawa, dan (di zaman Nuh) semua orang di bumi kecuali delapan orang.



Di akhir zaman, Setan akan menipu semua orang yang tidak mencari bukti Alkitab sejelas dan selengkap mungkin bagi ajaran apa pun yang ada di dunia ini.
14. Apa strategi Tuhan untuk melawan Setan?
""Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar." (Yesaya 8:20).
Jawab: Tuhan selalu mengekspos kebohongan Setan dengan kebenaran Alkitab. Waktu digoda di padang gurun, Juruselamat berulang-ulang mengutip Alkitab (Matius 4:1-11). Melalui umat-Nya yang sisa, Tuhan akan mengabarkan kebenaran tentang sifat-sifat Babel yang tidak Alkitabiah. Dia akan mengekspos bahwa Babel sedang menyajikan injil yang palsu (Galatia 1:8-12) yang telah membuka pintu air bah lebar-lebar bagi miliaran orang sehingga tertipu dan binasa. Gerakan Tuhan digariskan dalam pekabaran tiga malaikat di Wahyu 14:6-14, yang kita pelajari dalam 9 dari 27 Pelajaran ini. Tiga pekabaran ini mengekspos kebohongan Setan, memperingatkan terhadap ajaran-ajaran palsunya, dan memanggil semua orang untuk menyembah Tuhan dan mematuhi-Nya, bukan hanya dalam Roh tapi juga dalam Kebenaran Alkitab.



Keterangan Gambar :
Firman Tuhan mengekspos strategi Setan.
15. Apakah pekabaran akhir-zaman dari Tuhan yang berisi amaran dan harapan itu akan efektif?
"Kemudian dari pada itu aku melihat seorang malaikat lain .... Ia mempunyai kekuasaan besar dan bumi menjadi terang oleh kemuliaannya." (Wahyu 18:1).

Jawab: Di Alkitab, malaikat (angel) melambangkan jurukabar (evangelist) (Ibrani 1:13, 14). Panggilan Tuhan di akhir zaman dilambangkan dengan seorang malaikat yang kekuasaannya begitu besar sehingga seluruh bumi terang oleh kebenaran dan kemuliaan Tuhan. Pekabaran terakhir dari Tuhan ini akan disampaikan kepada penduduk seluruh dunia (Wahyu 14:6; Markus 16:15; Matius 24:14).



Keterangan Gambar :
Pekabaran Tuhan di akhir zaman akan membawa terang kebenaran kepada semua orang di bumi.
16. Apa panggilan terakhir yang mendesak dari Tuhan yang disampaikan kepada orang-orang yang ada di dalam Babel?
Jawab: Tuhan berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya [keluar dari Babel] supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya. Sebab dosa-dosanya telah bertimbun-timbun sampai ke langit." (Wahyu 18:4, 5).
Perhatikan bahwa Tuhan menyebut orang-orang yang saat ini masih ada di dalam Babel “umat-Ku.” Ada banyak umat Tuhan yang masih ada di dalam Babel yang belum pernah mendengar tentang pekabaran amaran mendesak ini. Mereka sangat mengasihi Tuhan, dan Tuhan menyebut mereka umat-Nya.


\
Keterangan Gambar :
Waktu panggilan akhir zaman dari Tuhan diberikan kepada seluruh dunia, umat-Nya yang sejati akan keluar dari Babel dan mengikut Dia.
17. Bagaimana umat Tuhan, yang saat ini ada di dalam Babel, akan menyambut panggilan-Nya untuk keluar?
Jawab: Tuhan memberi jawabnya. Dia berkata, "Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku." (Yohanes 10:16, 17).
Tuhan mengenal umat-Nya yang ada di Babel saat ini. Lebih jauh lagi, Dia berjanji untuk memanggil mereka keluar dari Babel sebelum dihancurkan. Dan, yang paling hebat, Tuhan berjanji bahwa umat-Nya yang saat ini masih ada di dalam Babel akan mendengar dan mengenal suara-Nya dan keluar dari tempat berbahaya itu dan menuju ke tempat aman.
Catatan: Ini adalah Pelajaran ketujuh dalam seri pekabaran tiga malaikat (semuanya ada 9) dari Wahyu 14:6-14. Pelajaran kita selanjutnya akan menggambarkan gereja Tuhan akhir-zaman begitu jelasnya sehingga Anda pasti bisa mengidentifikasinya.
18. Jika Anda saat ini sedang berada di dalam Babel, Tuhan meminta Anda untuk mendengarkan dan mematuhi panggilan mendesak dari Tuhan untuk keluar dari Babel. Maukah Anda?
Respon Anda :
Ya
Tidak
PERTANYAAN LAIN
Pertanyaan-pertanyaan yang masih belum terjawab dari pembahasan di atas,
akan kami jawab berikut ini:
1. Haruskah aku tetap berada di dalam Babel dan mencoba mereformasinya, dan tidak keluar dari Babel? (Wahyu 18:4).
Tidak. Tuhan bilang Babel akan dihancurkan, tidak bertobat. Dia akan begitu mabuk oleh anggurnya (dijelaskan artinya yaitu ajaran palsu di Wahyu 18:5, 6). Karena itulah Dia memanggil umat-Nya keluar dari Babel (Wahyu 18:4).
Karena Babel berarti negara Vatikan dan kota Roma (1 Petrus 5:13), negara Amerika Serikat, belahan bumi barat, dan kota-kota besar pusat agama-agama di dunia (Wahyu 16:19) – termasuk Yerusalem di Timur Tengah, maka arti keluar dari Babel adalah pindah dari belahan bumi barat dan Timur Tengah, menuju Timur Jauh (Asia Tenggara). Jadi umat Katolik di Asia Tenggara harus meninggalkan sistem biara dan mengubah namanya menjadi Umat Tuhan Pemelihara Hari Sabtu Yang Tidak Lagi Mendukung Vatikan (Wahyu 16:12).
2. Siapa raja-raja yang datang dari sebelah timur di Wahyu 16:2?
Raja-raja dari timur adalah Raja (Tuhan Sang Bapa dan Tuhan Sang Anak) dari angkasa. Mereka disebut raja dari Timur sebab itulah arah dari mana makhluk-makhluk kudus datang ke bumi. Perhatikan yang berikut,misalnya:
  1. Kedatangan kedua kali dari sebelah timur (Matius 24:27).
  2. Kemuliaan Tuhan datang dari sebelah timur (Yehezkiel 43:2).
  3. “Malaikat” yang memeteraikan umat Tuhan berasal dari timur (Wahyu 7:2).
  4. Matahari, melambangkan Juruselamat, terbit di timur (Maleakhi 4:2).
3. Apakah amaran tentang rubuhnya Babel menunjukkan bahwa Babel dulu berdiri tegak? (Wahyu 14:8).
Ya. Sebagian dari Babel sekarang ini, yaitu gereja-gereja Protestan, dulu berdiri tegak dan setia pada Tuhan. Para pembaharu (pendiri golongan Protestan) adalah orang-orang hebat umat Tuhan yang menyelidiki Alkitab dengan rajin untuk menemukan semua kebenaran. Tidak semua gereja sekarang ini sudah rubuh (jatuh dalam dosa). Tapi, gereja mana pun yang mengajarkan ajaran-ajaran palsu Babel Gereja Induk dan mengikuti praktik-praktik ibadahnya adalah anak-anak perempuannya yang cemar.
4. Waktu dipanggil keluar dari Babel, ke mana seseorang harus pergi? (Wahyu 14:12).
Carilah umat yang mematuhi 10 Hukum Tuhan, memiliki iman pada pengampunan dosa yang gratis, dan mengabarkan pekabaran tiga malaikat ke seluruh dunia, lalu bergabunglah dengan mereka (Wahyu 14:6-12). Pelajaran 23 akan menggambarkan dengan jelas umat Tuhan akhir zaman.
5. Apa arti 10 raja di Wahyu 17:12-16?
Kesepuluh raja melambangkan mayoritas negara-negara di dunia. Kesepuluh jari kaki di patung Daniel 2 dan sepuluh tanduk di binatang Daniel 7 melambangkan sepuluh negara Eropa. Tapi, maknanya diperluas di Wahyu 11 sampai 18 sehingga berarti “raja-raja di seluruh dunia” atau “semua bangsa.” (Lihat Wahyu 16:14; 18:3; Nehemia 13:15-19; Yeremia 17:19-27; 21:1-10).
6. Apa arti “katak” di Wahyu 16:13, 14?
Katak menjerat mangsa dengan lidahnya, yang berarti karunia bahasa roh yang palsu yang saat ini sedang melanda dunia (bunyinya: raba-raba-raba-raba dan seterusnya). Tolong ingat bahwa mujizat, termasuk bahasa roh, hanya membuktikan satu hal – adanya kuasa supranatural. Tapi Alkitab memberitahu kita bahwa kuasa supranatural bisa berasal dari Setan. Lebih lanjut, hal itu menjelaskan bahwa Setan, berperan sebagai malaikat terang (2 Korintus 11:13-15), akan menggunakan mujizat supranatural begitu efektifnya sehingga hampir seluruh dunia akan tertipu dan mengikut dia (Wahyu 13:3). Sekarang ini, dia menggunakan bahasa roh untuk mempersatukan semua gereja dan agama – termasuk penyembah dewa-dewi dan “roh-roh orang mati”. Masing-masing mereka merasakan bahwa karunia bahasa roh adalah bukti keabsahan bahwa itu berasal dari Tuhan.
Kita harus menguji roh-roh itu
Alkitab mengamarkan bahwa kita harus menguji roh-roh itu (1 Yohanes 4:1). Jika ajarannya tidak sesuai dengan Alkitab, maka roh-roh itu adalah palsu (Yesaya 8:19, 20). Lebih jauh lagi, karunia Roh Kudus yang asli tidak pernah diberikan kepada orang yang dengan sengaja melanggar hukum Tuhan (Kisah 5:32). Ada karunia bahasa roh yang asli. Yaitu kemampuan ajaib untuk mendadak mengucapkan dengan fasih bahasa-bahasa asing yang ada di dunia ini tanpa belajar sama sekali dan tidak diketahui oleh pembicaranya (Kisah Para Rasul 2:4-12). Tuhan menggunakan karunia ini bila keadaan menuntut untuk menyajikan pekabaran akhir-zaman-Nya kepada orang-orang yang berbahasa lain. Hal itu dibutuhkan pada hari Pentakosta sebab 17 rumpun-bahasa ada dalam kerumunan orang banyak dan murid-murid barangkali hanya tahu satu bahasa saja.
7. Apakah gerakan New Age (Zaman Baru) memainkan peran penting dalam konflik akhir-zaman antara kebenaran dan kejahatan? (Wahyu 16:14).
Ya. Gerakan itu sangat terlibat dengan sihir, fenomena psikis, dan spiritisme. Spiritisme akan menjadi faktor utama dalam drama terakhir bumi ini. Bergabung dengan kuasa supranatural berupa karunia bahasa roh palsu dan bersekutu dengan koalisi gereja sedunia, spiritisme akan melanda dunia. Keyakinan Gerakan New Age pada kemampuan berkomunikasi dengan “roh orang mati” dan reinkarnasi hanyalah kepercayaan pada dewa-dewi dalam kemasan baru. Keyakinannya pada jiwa manusia yang tak bisa mati yang bisa berbicara dengan orang yang masih hidup adalah dusta yang sama yang dikatakan Setan kepada Hawa di Taman Eden, “Sekali-kali kamu tidak akan mati.” (Kejadian 23:4). (Baca pelajaran 10 untuk detail tentang kematian.)
8. Sudah jelas bahwa Tuhan menyingkapkan kegiatan antikristus atau kepausan di Daniel 7 dan Wahyu 13, 17, 18. Apakah antikristus disebut juga di tempat lain di Alkitab?
Ya, binatang atau antikristus (atau kegiatannya) disebut di dalam setidaknya 9 nubuatan di Perjanjian Lama dan Baru: Daniel 7; 8-9; 11; Wahyu 12; 13; 16; 17; 18; 19. Sudah jelas, kalau Tuhan menekankan kuasa yang sama sampai sembilan kali, Dia ingin agar kita memperhatikan.
9. Apakah kerajaan Setan bernama “Babel” berawal di Menara Babel? (Wahyu 18:2)
Tidak, berawal waktu Setan memberontak terhadap Tuhan. Malah, Nabi Yesaya melambangkan Lucifer pada waktu jatuh dalam dosa sebagai Raja Babel (Yesaya 14:4, 12-15), Tuhan sudah menyebut kerajaan Setan sebagai Babel sejak mula dosa. Tujuan Setan adalah mengalahkan Tuhan, menghabisi kerajaan-Nya, dan mendirikan kerajaan Babelnya sendiri se-alam-semesta. Tuhan bilang hanya ada dua jalan (Matius 7:13, 14). Semua orang di bumi akhirnya akan berpihak pada salah satu sisi: di sisi Tuhan atau Babel. Ini adalah masalah hidup atau mati. Mereka yang melayani dan mendukung Tuhan akan diselamatkan dalam kerajaan-Nya. Sedangkan orang-orang ynag mendukung Babel akan dimusnahkan oleh api. Dan tinggal sedikit waktu lagi yang tersisa untuk membuat keputusan. Inilah alasannya kenapa mendengarkan amaran Tuhan di akhir zaman mengenai Babel begitu penting dan mendesak.
10. Di Wahyu 16:12, apa yang dimaksud dengan air sungai Efrat kering untuk mempersiapkan jalan bagi raja-raja dari timur? (Wahyu 16:12)
Sebelum kerajaan Babel kuno dikalahkan oleh raja Media bernama Darius, air sungai Efrat, yang lewat di bawah tembok kota, dialihkan ke sebuah danau buatan. Pengalihan ini menyebabkan pasukan Darius bisa masuk ke dalam kota Babel di malam hari dengan masuk melewati bagian bawah tembok melalui dasar sungai yang kering. Di Wahyu, “air” melambangkan “orang banyak” (Wahyu 17:15). Jadi, air sungai Efrat berarti para pengikut Babel Besar, yang dukungannya mengering waktu mereka meninggalkan Babel dengan tujuan untuk membinasakan dia (Wahyu 17:16). Keringnya dukungan bagi Babel besar ini memastikan kemenangan bagi raja-raja dari timur, Tuhan Sang Bapa dan Tuhan Sang Anak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar